TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Pemandangan tidak biasa terlihat di pelataran Masjid Nurul Iman, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, pada Sabtu (21/03/2026).
Di tengah hiruk pikuk ribuan jamaah yang bersiap melaksanakan Salat Idul Fitri 2026, sebuah unit kendaraan taktis (Rantis) Water Canon milik Polres Kutai Timur tampak terparkir rapi namun dengan fungsi yang telah berganti.
Bukan untuk menghalau massa atau melakukan pengamanan demonstrasi, mobil yang biasanya tampak garang tersebut kini disulap menjadi tempat wudhu keliling.
Langkah inovatif ini diambil untuk mengantisipasi membludaknya jumlah jamaah yang seringkali membuat fasilitas air di masjid kewalahan melayani kebutuhan bersuci sebelum salat dimulai.
Baca juga: Potret Kebersamaan Warga dan Prajurit Lanal Balikpapan dalam Salat Idul Fitri 2026
Pemanfaatan aset kepolisian untuk kepentingan ibadah ini merupakan terobosan yang digagas langsung oleh jajaran Polres Kutim.
Air bersih dialirkan secara sistematis dari tangki raksasa mobil tersebut melalui keran-keran yang telah dimodifikasi, sehingga masyarakat dapat berwudhu dengan nyaman tanpa harus antre panjang di toilet masjid yang terbatas.
“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu kelancaran ibadah. Mobil water canon ini kami manfaatkan sebagai fasilitas wudhu keliling agar jamaah lebih mudah mendapatkan air bersih,” ujar Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto.
Layanan wudhu keliling ini sebenarnya bukan hal baru bagi warga Sangatta dalam sebulan terakhir.
Baca juga: Momen Penumpang Salat Id di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Jelang Penerbangan
Polres Kutim tercatat telah mengoperasikan inovasi ini secara konsisten selama bulan suci Ramadan untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan di titik-titik keramaian yang membutuhkan pasokan air bersih mendadak.
Respons positif pun mengalir deras dari masyarakat yang hadir di Bukit Pelangi.
Para jemaah merasa terbantu karena tidak perlu berjalan jauh atau berdesakan di area wudhu utama masjid, mengingat kapasitas jemaah Salat Idul Fitri 2026 mencapai ribuan orang yang memenuhi hingga area halaman luar.
“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa membantu dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam beribadah,” tambahnya.
Baca juga: Salat Idul Fitri 2026 di Halaman Polresta Balikpapan Berlangsung Khusyuk, Diikuti Ribuan Jemaah
Strategi ini dinilai sebagai bentuk pelayanan publik yang sangat humanis dan adaptif terhadap kebutuhan lokal.
Dengan memanfaatkan teknologi yang ada untuk tujuan spiritual, Polres Kutim berhasil mengubah persepsi kendaraan taktis menjadi sarana yang menyejukkan dan religius di mata warga Kutai Timur.
Kehadiran unit wudhu keliling ini juga menjadi bukti komitmen kepolisian dalam mempererat hubungan emosional dengan masyarakat.
Tidak sekadar menjaga ketertiban umum selama libur lebaran, polisi juga berperan aktif dalam memastikan kenyamanan umat muslim menjalankan rukun ibadahnya secara maksimal.
"Selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2026, Polres Kutim terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, termasuk melalui berbagai inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," terangnya. (*)