Nama 31 Narapidana Korupsi di Gorontalo Dapat Potongan Masa Tahanan Spesial Idulfitri 2026
Wawan Akuba March 21, 2026 07:59 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Sebanyak 31 narapidana kasus korupsi di Gorontalo menerima potongan masa tahanan spesial atau disebut Remisi Khusus (RK) Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).

Seluruhnya memperoleh pengurangan masa pidana dalam kategori RK I atau tidak langsung bebas.

Remisi Khusus I (RK I) merupakan pengurangan sebagian masa pidana yang diberikan kepada narapidana yang masih harus menjalani sisa hukuman setelah remisi diberikan.

Berdasarkan dokumen resmi, para narapidana tersebut menjalani pidana di Lapas Kelas IIA Gorontalo dengan besaran remisi bervariasi antara 15 hari hingga 1 bulan, tergantung masa pidana yang telah dijalani.

Baca juga: Nama-nama Napi di Gorontalo Langsung Bebas Saat Idulfitri 2026

Berikut rincian data 31 narapidana korupsi penerima remisi:

1.Sabri Alamri — 19/06/2024, 2 tahun, remisi ke-2, 1 bulan, tanggal bebas 17/05/2026

2.Suprianto Ali — 07/02/2025, 1 tahun 6 bulan, remisi ke-1, 1 bulan, tanggal bebas 07/06/2026

3.Sopyas Taghulihi — 07/02/2025, 1 tahun 8 bulan, remisi ke-1, 1 bulan, tanggal bebas 06/08/2026

4.Zibran Kadir — 28/05/2024, 3 tahun, remisi ke-2, 1 bulan, tanggal bebas 15/11/2026

5.Zubair Pomalingo — 01/08/2025, 1 tahun 6 bulan, remisi ke-1, 15 hari, tanggal bebas 13/12/2026

6.Asep Rukman Nurhakim — 21/03/2024, 4 tahun, remisi ke-2, 1 bulan, tanggal bebas 04/08/2027

7.Irfan Jumadi — 20/05/2024, 4 tahun, remisi ke-2, 1 bulan, tanggal bebas 07/11/2027

8.Yamin Sahmin Lihawa — 24/12/2024, 4 tahun, remisi ke-1, 1 bulan, tanggal bebas 25/10/2028

9.Rokhmat Nurkholis — 05/12/2024, 4 tahun, remisi ke-1, 1 bulan, tanggal bebas 06/10/2028

10.Arfan Igirisa — 28/10/2021, 9 tahun, remisi ke-4, 1 bulan 15 hari, tanggal bebas 30/11/2028

11.M. Reza Eka Prasetya — 04/07/2025, 4 tahun, remisi ke-1, 15 hari, tanggal bebas 08/12/2028

12.Syamsudin Kadir — 19/09/2022, 1 tahun 6 bulan, remisi ke-4, 1 bulan 15 hari, tanggal bebas 23/12/2028

13.Safrin Liputo — 20/10/2023, 6 tahun, remisi ke-2, 1 bulan, tanggal bebas 23/01/2029

14.Irfan Ahmad Asui — 17/03/2025, 4 tahun, remisi ke-1, 1 bulan, tanggal bebas 15/02/2029

15.,Kris Wahyudin Thaib — 05/12/2024, 4 tahun 6 bulan, remisi ke-1, 1 bulan, tanggal bebas 04/04/2029

16.Romen S. Lantu — 05/12/2024, 4 tahun 6 bulan, remisi ke-1, 1 bulan, tanggal bebas 04/04/2029

17.Yaiful Akbar Maksum — 18/07/2018, 2 tahun 6 bulan, remisi ke-4, 1 bulan 15 hari, tanggal bebas 09/04/2029

18.Rollis Masaniku — 11/07/2022, 8 tahun, remisi ke-3, 1 bulan, tanggal bebas 17/04/2029

19.Raymon Datau — 30/08/2022, 8 tahun, remisi ke-4, 1 bulan 15 hari, tanggal bebas 27/04/2029

20.Muh Yamin Ahmad — 20/03/2024, 6 tahun, remisi ke-2, 1 bulan, tanggal bebas 22/08/2029

21.Zainuddin Monoarfa — 22/03/2024, 6 tahun, remisi ke-2, 1 bulan, tanggal bebas 24/08/2029

22.Isworo — 01/08/2022, 8 tahun 6 bulan, remisi ke-4, 1 bulan 15 hari, tanggal bebas 05/10/2029

23.Djufri Husain — 27/01/2023, 8 tahun, remisi ke-3, 1 bulan, tanggal bebas 03/12/2029

24.Abimanyu Aulia Akbar — mulai ditahan 18/03/2025, pidana 5 tahun, remisi ke-1, mendapat 1 bulan, tanggal bebas 16/02/2030

25.Midi Sena — 30/05/2023, 8 tahun, remisi ke-3, 1 bulan, tanggal bebas 19/07/2030

26.Denny Juaeni — 26/03/2025, 5 tahun 6 bulan, remisi ke-1, 1 bulan, tanggal bebas 23/08/2030

27.Rusli Zubair Gobel — 17/05/2024, 7 tahun, remisi ke-2, 1 bulan, tanggal bebas 03/11/2030

28.Yusar Laya — 01/09/2023, 8 tahun, remisi ke-3, 1 bulan, tanggal bebas 20/11/2030

29.Mengki Pomanto — 16/02/2022, 7 tahun, remisi ke-5, 1 bulan, tanggal bebas 07/06/2031

30.Hasan Adam — 15/10/2020, 4 tahun 6 bulan, remisi ke-4, 1 bulan 15 hari, tanggal bebas 08/07/2031

31.Erman Leonard Paerah — 06/11/2024, 10 tahun, remisi ke-1, 1 bulan, tanggal bebas 05/04/2034

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gorontalo, Bambang Haryanto, menyatakan remisi diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada narapidana yang memenuhi syarat.

“Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang taat hukum dan bermanfaat,” ujar Bambang.

Remisi Idulfitri tahun ini diberikan kepada ratusan narapidana di Gorontalo, termasuk 31 narapidana kasus korupsi yang seluruhnya menerima pengurangan masa pidana tanpa langsung bebas. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.