TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Sebuah rumah terbakar di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, di hari pertama Lebaran 2026, Sabtu (21/3/2026) pagi.
Rumah terbakar itu di Dusun Sandurejo, saat ditinggal pemiliknya.
Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di bagian belakang rumah, kemudian api secara cepat merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono menjelaskan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima dari warga sekitar.
"Api diduga berasal dari konsleting listrik di rumah bagian belakang, kemudian merembet ke bangunan rumah yang berada di depannya," jelas Kaleb.
Diketahui, rumah yang pertama kali terbakar merupakan milik Sri Hartati yang saat kejadian dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang berada di luar kota untuk berobat.
Api kemudian menjalar ke rumah milik Setyo Budiarso yang berada di bagian depan karena posisi bangunan yang saling berdempetan.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB.
Saat itu, kondisi api sudah cukup besar sehingga warga berupaya memadamkan dengan peralatan seadanya.
Baca juga: Jemaah Salat Idul Fitri 1447 H Penuhi Masjid Batoro Katong Ponorogo
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11.45 WIB.
Petugas melakukan pemadaman dengan mengerahkan dua unit armada, masing-masing dari Pos Ngadiluwih dan Pos Pare, untuk mengendalikan kobaran api.
"Sekitar 20 menit, api berhasil dipadamkan sesuai SOP," papar Kaleb.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 75 juta, dengan satu rumah terbakar habis dan satu rumah lainnya mengalami kerusakan sebagian.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong selama Lebaran.
"Mohon agar warga memastikan listrik maupun sumber api dalam kondisi aman saat rumah ditinggal, untuk mencegah kejadian serupa," pungkasnya.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik