Gelar Griya Lebaran Bupati Hamenang Diserbu, Tamu Lintas Agama Hadir dalam Suasana Hangat
Yoseph Hary W March 21, 2026 08:14 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menggelar gelar griya Idulfitri 1447 Hijriah di rumah dinas, Sabtu (21/3/2026), dihadiri berbagai elemen masyarakat lintas agama dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Suasana lebaran di rumah dinas Bupati Klaten tampak ramai usai salat Idulfitri. Tamu dari berbagai latar belakang datang silih berganti untuk bersilaturahmi.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo didampingi sang istri Fahrani Hamenang Wajar Ismoyo menyambut hangat tamu undangam yang hadir. 

Keduanya tampak bersalaman dan berbincang dengan tamu yang datang.

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, open house Bupati Klaten mulai dibuka pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Dalam sejumlah momen, terlihat tokoh agama dari lintas keyakinan turut hadir. 

Salah satunya rombongan rohaniwan dari Katolik, yakni romo, bruder hingga suster duduk berdampingan bersama tamu lain, berbincang santai di ruang terbuka bernuansa pendopo Jawa.

Kehadiran mereka mencerminkan keberagaman yang menyatu dalam momentum Idulfitri.

Selama kegiatan percakapan berlangsung santai. Beberapa tamu tampak tersenyum dan berbagi cerita.

Sementara itu, tamu lainnya bergantian bersalaman dengan tuan rumah, menciptakan alur interaksi yang dinamis.

Tamu duduk berhadap-hadapan di kursi kayu ukir khas Jawa. Di tengah meja kursi tamu, tersaji aneka hidangan Lebaran seperti kue kering, buah, dan minuman kemasan yang dapat dinikmati bersama.

Di sudut berbeda terlihat hidangan lainnya turut menjadi suguhan, mulai dari opor telur, zuppa soup, soimay, cordon blue, hingga es krim.

Dalam penjelasannya, Hamenang turut menyampaikan pesan Idulfitri kepada masyarakat. 

"Semoga di hari yang suci ini kita semua dapat kembali ke fitrahnya, diberikan kesehatan, keberkahan, serta kekuatan untuk terus menebar kebaikan," ucap Hamenang. 

Pesan toleransi kembali ditekankan Bupati Hamenang. 

“Mari kita jadikan Idulfitri kali ini sebagai momentum untuk bisa mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan serta menjaga kerukunan dan toleransi di Kabupaten Klaten yang kita cintai,” ujarnya.

Pernyataan tersebut terlihat selaras dengan suasana di lokasi.

Kehadiran masyarakat lintas latar belakang ini memperlihatkan praktik langsung nilai toleransi dalam kehidupan sosial di Klaten, khususnya pada momen perayaan keagamaan. (*) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.