TRIBUNPADANG.COM, PADANG – BPBD Kota Padang menyiagakan personel secara penuh di berbagai titik destinasi wisata pantai selama periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Penempatan personel BPBD Kota Padang ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Operasi Ketupat guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan Lebaran di ibu kota Sumatera Barat.
Masyarakat, khususnya orang tua, diingatkan untuk tidak lengah dalam mengawasi anak-anak saat beraktivitas di kawasan wisata.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan momen Lebaran selalu diiringi lonjakan aktivitas wisata, terutama di objek wisata alam seperti pantai.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan apabila pengawasan tidak dilakukan secara optimal.
Baca juga: Warga Padang Salat Idul Fitri 2026 Selama 4 Hari Beruntun, Mulai Naqsabandiyah Hingga Pemerintah
“Setiap Lebaran, banyak keluarga yang menghabiskan waktu di pantai, termasuk membawa anak-anak untuk bermain air. Kami mengimbau agar orang tua tidak lengah dan tidak membiarkan anak mandi sendiri tanpa pengawasan,” kata Hendri, Sabtu (21/3/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah insiden di kawasan wisata umumnya dipicu oleh kelalaian, terutama saat anak-anak bermain di air tanpa pendampingan.
Oleh karena itu, peran orang tua dinilai sangat penting untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, seperti terseret arus atau tenggelam.
Selain pengawasan, Hendri juga mengingatkan pengunjung agar memperhatikan kondisi alam, khususnya gelombang laut.
Aktivitas berenang atau mandi di pantai sebaiknya dihindari jika kondisi ombak sedang tinggi.
Baca juga: Waspada Hujan Lebat di Sumbar Sore Lebaran 21 Maret 2026, BMKG: Pesisir Selatan Hingga Padang
“Jika gelombang sedang besar, sebaiknya tidak melakukan aktivitas di laut. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
BPBD juga mengimbau agar aktivitas di pantai tidak dilakukan hingga menjelang malam hari. Pasalnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan seiring berkurangnya pencahayaan dan pengawasan di lokasi.
“Kami sarankan masyarakat tidak lagi mandi di pantai setelah pukul 18.00 WIB untuk menghindari potensi bahaya,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Padang telah menyiagakan personel selama periode libur Lebaran.
Kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Operasi Ketupat guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama berwisata.
Baca juga: BPBD Padang Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak di Pantai Selama Libur Lebaran 2026
“Personel kami tetap siaga, termasuk di pos-pos bencana yang tersebar hingga tingkat kecamatan dan kelurahan,” jelas Hendri.
Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna mengoptimalkan pengawasan di sejumlah titik wisata yang dipadati pengunjung.
Dalam situasi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan Padang Command Center 112 yang disiapkan untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai kejadian.
Hendri mengajak seluruh masyarakat, termasuk wisatawan dari luar daerah, untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama menikmati libur Lebaran di Kota Padang.
“Silakan berwisata, namun tetap berhati-hati. Jangan lengah, terutama dalam mengawasi anak-anak,” tutupnya.(*)