Bupati Lindra Salat Id di Masjid Agung Tuban, Ribuan Jemaah Padati Hingga Alun-Alun
Ndaru Wijayanto March 21, 2026 10:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Agung Tuban, Jawa Timur, Sabtu (21/3/2026).

Dalam pelaksanaan Shalat Id, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky tampak hadir bersama Wakil Bupati Joko Sarwono, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta keluarga mereka.

Kehadiran para pejabat daerah ini menyatu dengan ribuan jemaah yang memadati area masjid hingga meluber ke kawasan Alun-Alun Tuban.

Momentum Idulfitri tersebut menjadi ajang kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam merayakan hari kemenangan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Dalam pelaksanaan Salat Id, KH Ahmad Zaki Mubarok atau yang akrab disapa Gus Zaki, pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar 2 Sarang, bertindak sebagai imam sekaligus khatib.

Dalam khutbahnya, Gus Zaki mengajak seluruh jemaah menjadikan Idulfitri sebagai momentum kembali kepada kesucian (fitri).

Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan kesempatan istimewa yang diberikan Allah SWT kepada umat Muslim untuk meraih ampunan, rida, serta pembebasan dari siksa api neraka.

“Idulfitri adalah momen kembali suci. Di hari yang mulia ini, kita mengumandangkan takbir sebagai bentuk pengagungan atas kebesaran Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya mempererat silaturahmi, baik kepada keluarga maupun sesama, sebagai jalan meraih keberkahan hidup. 

Selain itu, ia juga mengingatkan agar selalu memuliakan orang tua, baik yang masih hidup maupun telah wafat, serta memperbanyak ziarah sebagai bagian dari amalan yang dianjurkan.

“Silaturahmi sangat penting untuk meraih keberkahan,” imbuhnya.

Di akhir khutbah, Gus Zaki mengingatkan agar umat Muslim tetap istiqamah dalam beribadah meski Ramadan telah usai.

Ia juga menganjurkan pelaksanaan puasa enam hari di bulan Syawal yang nilainya setara dengan puasa selama satu tahun.

Sementara itu, Bupati Tuban yang akrab disapa Lindra menyampaikan bahwa Idulfitri menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ia berharap nilai-nilai yang telah ditempa selama Ramadan, seperti kedisiplinan, keikhlasan, dan semangat berbagi, dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Idulfitri adalah ajang untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Usai pelaksanaan Salat Id, Lindra menyempatkan diri menyapa warga di Alun-Alun Tuban.

Ia juga bersalaman bersama masyarakat dan pimpinan OPD di depan Rumah Dinas Bupati, Kompleks Pendapa Kridha Manunggal

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.