Gubernur Sumbar Ingatkan Pedagang Tak Pakuk Harga di Momen Lebaran, Larang Pungli di Lokasi Wisata
Rahmadi March 21, 2026 11:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, memberikan peringatan kepada pelaku usaha untuk tidak melakukan praktik pungli di lokasi wisata Sumatera Barat. 

Penegasan ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan pengunjung yang memadati Ranah Minang selama libur Lebaran 1447 Hijriah.

Momentum Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mendorong sektor pariwisata dan perputaran ekonomi daerah.

Mahyeldi menyebut peningkatan jumlah kunjungan selama Lebaran menjadi peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi di Ranah Minang. Hal itu disampaikannya usai pelaksanaan salat Idulfitri, Sabtu (21/3/2026).

“Alhamdulillah, kunjungan meningkat, termasuk dari sektor penerbangan yang naik sekitar 12 persen. Ini tentu menjadi peluang untuk mendorong ekonomi daerah,” ujarnya.

Baca juga: BPBD Padang Prediksi Lonjakan Pengunjung Pantai Hari Kedua Lebaran, Tim Gabungan Perketat Keamanan

Menurut Mahyeldi, meningkatnya jumlah perantau yang pulang kampung, ditambah libur panjang Lebaran, akan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia berharap kondisi ini mampu memicu pergerakan transaksi di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, kuliner, hingga jasa.

“Semoga ini menjadi pemicu untuk mendinamisasikan transaksi di Sumatera Barat, sehingga pertumbuhan ekonomi ke depan bisa lebih baik,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Sumbar telah meminta seluruh kepala daerah menjaga kualitas destinasi wisata, baik dari sisi kebersihan, kenyamanan, maupun pelayanan kepada pengunjung.

“Pariwisata adalah salah satu andalan kita. Karena itu, hospitality, kebersihan, dan kenyamanan harus dijaga dengan baik,” tegasnya.

Baca juga: Tim Gabungan Siaga Amankan Pantai Padang Selama Libur Lebaran, Pengunjung Masih Sepi Hari Pertama

Mahyeldi juga mengingatkan para pelaku usaha, termasuk pengelola restoran dan tempat wisata, agar tidak menaikkan harga secara sepihak tanpa informasi yang jelas.

“Kita harapkan tidak ada praktik pungli dan harga yang tidak transparan. Ini penting agar wisatawan merasa nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat citra Sumatera Barat sebagai destinasi unggulan, tidak hanya saat Lebaran, tetapi juga pada momen libur lainnya.

“Kalau ini bisa kita jaga, Sumatera Barat akan tetap menjadi pilihan utama untuk dikunjungi, baik saat Lebaran, akhir tahun, maupun momen wisata lainnya,” tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.