TRIBUNKALTARA.COM - Sedikitnya 28 Perwira Tinggi atau Pati di jajaran TNI Angkatan Darat naik pangkat usai mutasi TNI terbaru, ada nama Jenderal lingkaran Presiden RI Prabowo Subianto.
Sosok Jenderal lingkaran Presiden RI Prabowo Subianto yang naik pangkat, yakni Letjen TNI Ariyo Windutomo.
Letjen TNI Ariyo Windutomo saat ini jabat Kepala Sekretariat Presiden RI.
Artinya, Letjen TNI Ariyo Windutomo merupakan Jenderal yang turut berada di lingkaran Presiden RI Prabowo Subianto.
Letjen TNI Ariyo Windutomo adalah abituren Akmil 1996.
Selain Letjen TNI Ariyo Windutomo, Pati lain yang turut naik pangkat yakni, Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar.
Mayjen TNI Ahmad Fikri kini jabat Pangdivif 1 Kostrad.
Mayjen TNI Ahmad Fikri adalah Jenderal dengan latar Kopassus.
Baca juga: 10 Jenderal Baru di Angkatan Laut usai Mutasi TNI, Dankodaeral XIII Tarakan Resmi Bintang 2
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak memimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 28 Pati TNI AD, pada Selasa (17/3/2026).
Acara dilaksanakan di Markas Besar TNI AD, Jakarta.
Dalam Laporan Korps Kenaikan Pangkat 28 Pati TNI AD itu, Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa kenaikan pangkat bagi Perwira Tinggi (Pati) TNI AD merupakan amanah yang harus diiringi dengan peningkatan profesionalisme dan kinerja.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier prajurit sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para perwira tinggi kepada bangsa dan negara melalui TNI AD.
Sebanyak 28 Pati yang menerima kenaikan pangkat terdiri dari perwira yang bertugas di dalam maupun di luar struktur TNI/TNI AD.
Dalam amanatnya, Maruli Simanjuntak menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, melainkan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja, integritas, dan profesionalisme yang lebih baik.
"Kenaikan pangkat ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada TNI AD, bangsa, dan negara," ujar Maruli Simanjuntak, dikutip dari laman resmi Dispenad, pada Minggu (22/3/2026).
Sejumlah perwira tinggi yang melaksanakan laporan korps antara lain Letjen TNI Ariyo Windutomo (Kepala Sekretariat Presiden RI), Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan (Dan PMPP TNI), Mayjen TNI Teguh Pudji Rahardjo (Wadan Sesko TNI), serta Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah (Kapuspen TNI).
Selain itu, turut melaksanakan laporan korps Brigjen TNI Hendri Sembiring (Dir D Bais TNI), Brigjen TNI Leonardo Sebastian (Dir A Bais TNI), serta Brigjen TNI Honi Havana (Karo Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polhukam).
Dari jajaran internal TNI AD, perwira tinggi yang naik pangkat di antaranya Mayjen TNI IGBN Tedjasukma (Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Ketahanan Energi, SDA dan Lingkungan Hidup), Mayjen TNI Mochamad Masrukin (Danpuspenerbad), serta Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar (Pangdivif 1 Kostrad).
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, mencerminkan komitmen TNI AD dalam menjaga profesionalisme serta kesinambungan kepemimpinan di lingkungan Angkatan Darat.
Dengan kenaikan pangkat tersebut, para perwira tinggi diharapkan terus memberikan kontribusi terbaik serta mampu berinovasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD dan kemajuan satuannya.
Baca juga: Profil Dankodaeral XIII Tarakan Laksda Phundi Rusbandi Kena Mutasi TNI
Sebelum promosi Jenderal Bintang 3, Ariyo masih berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI dan menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawas Universitas Pertahanan (Unhan).
Posisi itu kini diisi Mayjen TNI Agus Prangarso, yang sebelumnya menjabat Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Danseskoad).
Penunjukan Ariyo sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) merupakan bagian dari mutasi dan rotasi besar di tubuh TNI.
Panglima TNI Agus Subiyanto menetapkan kebijakan tersebut dengan merombak 76 perwira tinggi (pati).
Ariyo Windutomo membangun karier militernya dengan dominasi penugasan di lingkungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Ia memulai karier setelah lulus dari Akademi Militer Indonesia atau Akmil 1996.
Sejak itu, ia mengisi sejumlah posisi strategis, di antaranya Kepala Bagian Kepegawaian Kemhan dan Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan.
Sebelum naik pangkat menjadi letjen, Ariyo menjabat Kepala Satuan Pengawas Universitas Pertahanan.
Dalam beberapa tahun terakhir, kariernya terbilang melesat cepat.
Pada 2022, ia lebih dulu meraih pangkat Brigadir Jenderal saat menjabat Kepala Biro Umum Setjen Kemhan. Kenaikan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pertahanan Nomor KEP/1397/M/XI/2022 tertanggal 4 November 2022, serta diperkuat Surat Perintah Sekjen Kemhan Nomor SPRIN/1006/XI/2022 tertanggal 7 November 2022.
Dalam proses tersebut, jabatan Kepala Biro Umum diserahterimakan dari Brigjen TNI Zainul Arifin kepada Kolonel Infanteri Ariyo Windutomo.
Ia juga tercatat sebagai salah satu alumni Akmil 1996 yang berhasil menembus pangkat Mayjen TNI.
Sepanjang kariernya, Ariyo Windutomo mengemban berbagai posisi penting di Kementerian Pertahanan, mulai dari analis kepegawaian hingga pejabat struktural tingkat tinggi.
Ia pernah menjabat Analis Madya pada Biro Kepegawaian Setjen Kemhan hingga Kepala Biro Umum Setjen Kemhan. Pengalamannya semakin lengkap saat bertugas sebagai Kepala Satuan Pengawas di Universitas Pertahanan.
Di luar tugas struktural, Ariyo Windutomo juga dipercaya memegang peran strategis dalam kegiatan nasional. Ia pernah menjadi Ketua Panitia Parade Senja dan Gala Dinner pada peringatan HUT TNI ke-78 tahun 2023.
Baca juga: 2 Mayor Jenderal Resmi Tinggalkan Kaltim dan Kaltara usai Mutasi TNI 2025
(*)