Respon Gubernur Kaltim Rudy Masud Disindir Prabowo Soal Mobil Dinas Rp 8 Miliar
Galuh Palupi March 22, 2026 12:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud menanggapi sindiran Presiden Prabowo soal polemik mobil dinas seharga Rp 8 miliar.

Selepas melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Islamic Center Samarinda pada Sabtu (21/3/2026), Rudy Masud mengucap terimakasih sekaligus permohonan maaf.

“Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur untuk mengingatkan semuanya. Tetapi berkaitan dengan statement Bapak Presiden, tentunya mengingatkan kepada semua kepala daerah di seluruh Indonesia bahwa presensi sangat menjadi penting,” ujarnya kepada KOMPAS.com.

Ia lantas mengungkap bahwa pengadaan mobil dina Range Rover yang sempat jadi polemik telah diselesaikan sejak awal Maret 2026.

MOBIL RUDY MASUD - Kolase potret mobil Range Rover dan Gubernur Kaltim Rudy Masud. Viral video Rudy Masud pakai mobil Range Rover putih plat KT 1 (Youtube/Tribun Sumsel/Instagram @h.rudymasud)

Pengadaan mobil itu telah dibatalkan dan anggaranya sudah dikembalikan ke negara.

“Alhamdulillah tanggal 2 Maret sebenarnya, kami sudah mengumumkan modul-modul dan administrasinya sudah selesai. Administrasi kelarnya tanggal 11 Maret,” jelasnya.

Rudy menambahkan, langkah tersebut sudah dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri.

“Sudah kita sampaikan juga dengan Pak Mendagri dan Wamen Mendagri, kita sudah sampaikan bahwa kendaraan dinas sudah kita kembalikan,” katanya.

Permintaan Maaf dan Komitmen

Dalam kesempatan itu, Rudy menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kalimantan Timur atas polemik yang sempat berkembang.

“Kami mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan, kami sangat mendengarkan seluruh kritik, saran. Tolong kami untuk bisa dikawal, kita bersama-sama membangun Kalimantan Timur,” tuturnya.

Ia menegaskan terbuka terhadap kritik dan siap dikawal dalam pengambilan kebijakan ke depan.

Rudy memastikan anggaran Rp8,5 miliar yang semula dialokasikan untuk mobil dinas akan dialihkan ke sektor prioritas, yakni:

  • Pendidikan untuk peningkatan kualitas layanan.
  • Kesehatan demi pemenuhan standar pelayanan minimum.
  • Infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat.
  • Kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.

Untuk menunjang aktivitas kedinasan, Rudy menyebut tetap menggunakan mobil pribadi.

DRAMA MOBIL DINAS - CV Afisera buka suara soal keterlibatan mereka dalam pengadaan mobil operasional mewah jenis Land Cruiser (LC) yang diperuntukkan bagi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud.
DRAMA MOBIL DINAS - CV Afisera buka suara soal keterlibatan mereka dalam pengadaan mobil operasional mewah jenis Land Cruiser (LC) yang diperuntukkan bagi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud. (TribunKaltim.com/YouTube)

“Kita menggunakan mobil pribadi ya, yang ada ya. Mobil-mobil ke lapangan. Aman, tidak ada masalah,” ujarnya.

Sindiran Presiden Prabowo

Presiden Prabowo sebelumnya menyoroti pembelian mobil dinas mewah gubernur dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh seperti Najwa Shibah, Mardigu hingga Chatib Basri.

“Banyak pejabat itu menurut saya ini tidak efisien. Anda lihat sendiri. Ada kabupaten, eh pemerintah daerah dia beli mobil dinas gubernur berapa? Rp8 miliar,” ujarnya di Hambalang, Bogor, 17 Maret 2026.

Sebagai perbandingan, Prabowo menegaskan dirinya menggunakan mobil Maung buatan dalam negeri dengan harga Rp700 juta.

“Saya Presiden Indonesia. Saya pakai mobil Maung buatan Indonesia. Harganya Rp700 juta itu. Mungkin karena ini presiden, ada anti peluru, mungkin jadi Rp1 miliar. Tapi tidak sampai Rp8 miliar. Kita selidiki semua, efisiensi,” tegasnya.

Prabowo menekankan pentingnya kesadaran kepala daerah dalam mengelola anggaran publik agar benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.

“Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta,” pungkasnya. (Tribun Trends/Surya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.