TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Trafik penyeberangan jalur Ajibata-Ambarita, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, saat momen Idul Fitri 1447 Hijriah 2026 (Hari-H) memperlihatkan tren peningkatan, tepatnya pada tanggal 21 Maret 2026.
Walaupun jumlah kendaraan banyak, situas terlihat terkendali berkat pengaturan operasional kapal yang maksimal serta kesiapan petugas.
Sebelumnya, ketiga armada Kapal Motor Penyeberangan (KMP) yang melayani rute Ajibata - Ambarita telah menyeberangkan 564 unit kendaraan roda empat dan enam dan 430 unit sepeda motor.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba Nikson Ambarita menyampaikan, aktivitas penyeberangan di jalur tersebut ramai lancar.
Ketiga armada KMP tersebut mampu mengakomodasi kebutuhan penyeberangan masyarakat yang merayakan libur Idul Fitri sembari berwisata di kawasan Danau Toba, khususnya menuju Pulau Samosir.
"Pada Hari H Lebaran ini, arus penyeberangan relatif lancar. Tidak terjadi penumpukan berarti baik di Pelabuhan Ajibata maupun Ambarita. Hal ini tidak terlepas dari kesiapan armada serta pengaturan operasional yang telah kami lakukan sebelumnya," ujar Nikson Ambarita, Minggu (22/3/2026).
Ia sampaikan, ASDP juga mengoptimalkan jadwal keberangkatan kapal dengan sistem layanan yang fleksibel menyesuaikan volume kendaraan.
Selain itu, petugas di lapangan juga disiagakan memastikan proses bongkar muat kendaraan berjalan tertib dan cepat,
Guna menjaga kelancaran, pihaknya menyiagakan petugas tambahan serta memperkuat koordinasi dengan pihak terkait, termasuk aparat keamanan dan instansi perhubungan serta otoritas pelabuhan, guna menjaga keamanan dan ketertiban selama periode angkutan Lebaran maupun arus balik.
"Selain itu, ASDP juga menegaskan komitmennya agar terus memberikan layanan prima kepada masyarakat, khususnya pada momentum angkutan lebaran," tuturnya.
"Hal itu, demi mendukung kelancaran mobilitas dan sektor pariwisata di kawasan Danau Toba dengan mengedepankan aspek keselamatan," sambungnya.
Selain kelancaran operasional, ia juga menyoal aspek keselamatan menjadi prioritas utama.
"Setiap kapal yang beroperasi telah melalui pemeriksaan kelaikan, dan penumpang diimbau mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan," lanjutnya.
"Masyarakat yang hendak menyeberang juga diingatkan agar datang tepat waktu sesuai yang tertera di tiket serta memanfaatkan layanan tiket online di trip.ferizy.com guna mempercepat proses keberangkatan," pungkasnya.
(cr3/tribun-medan.com)