Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Jalan Desa Cileuleuy, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan terpantau padat merayap, Minggu (22/3/2026)
Hal itu menyusul dengan jumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat mengalami peningkatan signifikan.
Terlebih kendaraan tersebut mayoritas hendak melaju ke arah destinasi wisata di kawasan Talaga Surian dan Palutungan.
Melihat kejadian tersebut, Asep (44) tokoh pemuda setempat meminta jumlah kendaraan tidak melintasi jalur desa setempat.
Pasalnya, kegiatan warga setempat, antara Desa Cileuleuy dan Desa Puncak pun terdampak akibat lonjakan kendaraan wisatawan tersebut.
Baca juga: Eliano Reijnders Siap Kerja Keras Demi Dapat Tempat di Timnas Indonesia
"Kami harap pengendara bisa tidak lewat jalur sini, seharusnya pengemudi cerdas. Apalagi dengan rambu lalu lintas yang sudah terpasang oleh petugas kepolisian," kata Asep kepada wartawan, Minggu (22/3/2026).
Diketahui kepadatan arus mulai terasa dari ruas jalan Desa Cileuleuy, melintasi Desa Puncak, hingga ke wilayah Desa Cisantana.
Volume kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, terus bertambah seiring dengan tingginya antusiasme masyarakat untuk berlibur pada hari Ahad ini.
Kepadatan lalu lintas ini juga dipengaruhi oleh banyaknya kendaraan yang bergerak turun meninggalkan kawasan Palutungan.
Pertemuan dua arus kendaraan di jalur desa yang memiliki lebar terbatas tersebut akhirnya membuat pergerakan lalu lintas merayap lambat.
Sebagai langkah antisipasi untuk mengurai kepadatan lalu lintas, seluruh pengunjung yang hendak berwisata ke kawasan Palutungan sangat dianjurkan untuk menggunakan jalur utama Cigugur dan Cipari.
Wisatawan diarahkan untuk mengakses kawasan wisata tersebut melalui rute Kelurahan Cigugur atau rute Kelurahan Cipari yang dinilai memiliki infrastruktur jalan lebih memadai untuk menampung lonjakan volume kendaraan selama libur Idul fitri. (*)