Legislator PKS Dukung Penundaan Pengiriman Pasukan ke Gaza, Tekankan Jalur PBB Sebagai Opsi
Malvyandie Haryadi March 22, 2026 01:35 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Fraksi PKS DPR RI, Ahmad Heryawan, mendukung langkah pemerintah Indonesia yang menunda rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza. 

Menurutnya, keputusan tersebut tepat di tengah situasi yang masih dinamis dan penuh risiko di wilayah konflik tersebut.

“Keputusan pemerintah menunda pengiriman pasukan merupakan langkah bijak. Keterlibatan Indonesia harus berada dalam kerangka hukum internasional yang jelas melalui mandat resmi PBB,” ujar Aher kepada wartawan, Minggu (22/3/2026).

Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode itu menegaskan, Indonesia selama ini konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif serta berkomitmen pada perdamaian dunia. 

Karena itu, jalur PBB dinilai sebagai mekanisme paling tepat agar kontribusi Indonesia berjalan efektif dan diakui secara global.

Aher juga menekankan pentingnya peran diplomasi Indonesia dalam mendorong terciptanya gencatan senjata permanen di Gaza, serta penyelesaian konflik secara damai.

“Indonesia perlu terus mengedepankan diplomasi kemanusiaan, memperkuat dukungan bagi rakyat Palestina, serta mendorong solusi damai yang berkeadilan. Kontribusi kita tidak hanya lewat pasukan, tetapi juga bantuan kemanusiaan dan diplomasi aktif di forum internasional,” kata dia.

Lebih lanjut, Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI itu mendorong pemerintah untuk terus berkoordinasi dengan negara sahabat dan lembaga internasional agar setiap langkah yang diambil benar-benar berdampak positif bagi perdamaian di Gaza.

Aher juga menyinggung perlunya evaluasi terhadap keterlibatan Indonesia dalam BOP jika tidak menunjukkan komitmen tegas terhadap kemerdekaan Palestina.

“Seluruh elemen bangsa harus terus memberikan dukungan moral dan kemanusiaan bagi rakyat Palestina, serta menjaga persatuan dalam menyikapi isu global. Jika BOP tidak tegas menjamin kemerdekaan Palestina, maka keberadaan Indonesia di dalamnya perlu segera dievaluasi,” tandasnya.

Penundaan

Namun, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia menunda pengiriman pasukan perdamaian BoP dari Indonesia ke Gaza. 

"Rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza saat ini ditunda," tulis keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Senin (16/3/2026).

Keputusan penundaan pengiriman pasukan untuk Pasukan Stabilisasi Nasional atau ISF ini diambil Prabowo setelah Indonesia menangguhkan pembahasan BoP mengingat eskalasi perang Iran versus Amerika Serikat (AS) dan Israel yang meluas di kawasan Timur Tengah.

"Semua pembahasan terkait BoP sedang ditangguhkan (on hold) karena meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah," demikian keterangan Bakom RI.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.