TRIBUNNEWS.COM - Hujan tangis mewarnai momen saat Bos Rokok HS, Muhammad Suryo berziarah ke makam sang istri Anis Syarifah.
Anis Syarifah sebelumnya tewas dalam kecelakaan maut saat berboncengan menggunakan motor gede bersama suaminya di Kulon Progo pada Minggu, 1 Maret 2026 lalu.
Jenazah ibu dua anak ini dimakamkan di Pemakaman Muslim Tajem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sehari setelah kecelakaan.
Sementara momen mengharukan tersebut, dibagikan Muhammad Suryo di akun Instagram pribadinya, @muhammad.surya.yk, Minggu (22/3/2026).
Pada postingan tampak Muhammad Suryo terbaring di bed lantaran belum bisa beraktivitas normal usai kecelakaan.
Tangisnya seketika pecah saat melihat makam sang istri.
Di tangannya terdapat seikat bunga putih untuk dipersembahkan kepada wanita tercintanya.
Melihat kesedihan Muhammad Suryo, orang sekitarnya berusaha menenangkan dan menguatkan.
Dalam keterangan Instagram, bos Rokok HS itu menuliskan pesan haru:
Baca juga: Bos Rokok HS Muhammad Suryo Minta Maaf, Janji Beri Beasiswa Sekolah Anak Korban hingga Kuliah
Assalamu’alaikum, istriku Sayang. Akhirnya aku datang menemuimu di rumah abadi-mu. Rasanya masih tidak percaya, tapi aku ikhlas karena ini ketetapan nya.
Terima kasih sudah menjadi istri yang luar biasa. Aku janji akan menjaga anak-anak dengan baik, persis seperti yang kamu inginkan. Kami semua sayang kamu. Mereka akan tumbuh dewasa dengan cerita betapa hebatnya ibu mereka. Istirahatlah dengan tenang, biarlah rindu ini aku sampaikan lewat doa di setiap sujudku.
Ya Allah, aku datang mengunjungi hamba-Mu yang kini berada dalam jaminan-Mu. Aku ridha atas ketetapan-Mu yang memisahkan kami di dunia ini. Terimalah dia di sisi-Mu dengan penuh kasih sayang.
Rumahmu baru, tapi namamu tetap di tempat yang lama di hatiku. Cinta dan restumu tetap menemaniku melangkah sejauh apapun aku pergi.
“Allahummaghfirlaha warhamha wa ‘afiha wa’fu ‘anha.”
Dalam postingan lain:
Jangan pernah berhenti belajar dari kehidupan, karena hidup tidak pernah berhenti memberi pelajaran, termasuk melalui rasa kehilangan yang mendalam.
Mengikhlaskan berarti melepaskan genggaman tangan di dunia untuk membiarkan Allah menjaganya di surga. Istirahatlah dengan tenang, aku akan baik-baik saja di sini.
Aku akan menjaga amanahmu dan terus menjadi versi terbaik diriku.
Teruslah bergerak maju, bahkan jika langkahku terasa sangat kecil hari ini. Setiap detik adalah kesempatan untuk mulai pulih dan bangkit kembali, karena aku tahu kamu ingin melihatku bahagia bersama anak-anak dan tegar menjalani sisa usiaku.
Bangkit untukmu, bangkit untuk kita.
Bos rokok HS, Muhammad Suryo meminta maaf pada korban kecelakaan lalu lintas yang menewaskan sang istri.
Muhammad Suryo mengalami kecelakaan saat mengendarai motor gede (moge) Harley Davidson bersama istrinya, Anis Syarifah di Jalan Wates-Purworejo, tepatnya di Palihan, Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) sore.
Moge yang dikendarai bos HS itu diduga menabrak motor Jupiter MX yang dikendarai oleh ayah dan anak.
Akibat kecelakaan, Suryo disebut mengalami kritis dan dirawat di Jogja International Hospital.
Sementara sang istri meninggal dunia di tempat.
Sementara korban pengendara Jupiter MX menjalani perawatan di RSUD Wates.
Kini, pihak Muhammad Suryo menyambangi korban, Abdullah dan sang anak, Deva di Wates sebagai bentuk tanggung jawab.
Suryo juga meminta menyempatkan melakukan panggilan video alias video call untuk mengucapkan permohonan maaf pada Abdullah.
Video permintaan maaf tersebut diunggah artis Erick Estrada pada Selasa (3/3/2026).
Nampak Suryo dan Abdullah sama-sama masih menggunakan pakaian operasi.
Mereka sama-sama terlentang di bed rumah sakit.
Keduanya saling mengucapkan maaf dan sepakat untuk mengakhiri insiden kecelakaan dengan jalur damai.
"Saya minta maaf ya Pak kalau ada salah ya," ucap Suryo.
"Sama-sama Pak. Saya juga mohon maaf ya Pak," jawab Abdullah.
"Kalau istriku ada salah, aku mohon maaf ya Pak," lanjut Suryo meminta maaf atas almarhum istrinya.
Baca juga: Sosok Sumarno, Wabup Bengkulu Utara yang Anaknya, Bos Rokok HS Muhammad Suryo Kecelakaan
Pengusaha asal Lampung tersebut, juga berniat menjaga tali silaturahmi dengan keluarga Abdullah.
"Pokoknya saya mulai hari ini kekeluargaan sama jenengan ya," terang Suryo lagi.
"Iya Pak, terima kasih Pak, matur suwun Pak," jawab Abdullah menyambut baik itikad Suryo.
"Saya kehilangan istri atas kejadian ini, sehingga kita menjalin silaturahmi keluarga ya Mas," jelas Suryo lagi.
Selain melakukan panggilan telepon, pihak keluarga menyampaikan komitmen untuk menanggung seluruh biaya pengobatan Abdullah dan anaknya.
Dikutip dari Tribun Jogja, Muhammad Suryo akan memberikan jaminan masa depan bagi Deva.
Pria lulusan UPN Veteran Yogyakarta tersebut ingin memberikan beasiswa penuh Deva hingga perguruan tinggi.
Dalam kesempatan yang sama, pihak Muhammad Suryo menyerahkan santunan tunai serta satu unit sepeda motor baru kepada Abdullah.
Penyerahan ini dimaksudkan untuk memulihkan kerugian materiil yang dialami korban akibat kecelakaan tersebut.
(Tribunnews.com/Endra/Siti Nurjannah Wulandari)