Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kebakaran yang menghanguskan bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jalan Burniat, Kelurahan Kebun Keling, Kota Bengkulu, pada hari kedua Lebaran, Minggu (22/3/2026), diduga disebabkan oleh korsleting listrik.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, mengatakan dugaan sementara sumber api berasal dari sebuah rumah kosong yang berada di dekat bangunan PAUD.
“Untuk dugaan sementara, api berasal dari rumah kosong yang mengalami korsleting listrik, kemudian merembet ke bangunan PAUD di sebelahnya,” ujar Yuliansyah kepada TribunBengkulu.com.
Api Cepat Membesar
Ia menjelaskan, kondisi bangunan yang berdekatan membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan pada awal kejadian.
Selain itu, material bangunan yang mudah terbakar juga mempercepat penyebaran api hingga menghanguskan seluruh bangunan PAUD beserta isinya.
“Api cepat membesar karena bangunan berdekatan dan sebagian material mudah terbakar,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar karena seluruh fasilitas sekolah tidak dapat diselamatkan.
Imbauan Waspada Instalasi Listrik
Yuliansyah mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama kabel yang sudah lama atau tidak layak pakai.
Menurutnya, korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran di wilayah permukiman.
Ia juga meminta warga untuk segera melaporkan jika melihat tanda-tanda potensi kebakaran agar dapat ditangani lebih cepat oleh petugas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, khususnya kabel yang sudah usang atau rusak, karena berpotensi menimbulkan korsleting,” katanya.