BAU BUSUK Dikira Bangkai Tikus Ternyata Jenazah Lansia Sebatang Kara di di Letda Tantular Denpasar!
Anak Agung Seri Kusniarti March 22, 2026 09:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Warga di seputaran Jalan Letda Tantular, Gang Merpati, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang lansia. 

Jenazah pria lansia tersebut sudah membusuk di dalam kamar rumah semi permanen, Minggu 22 Maret 2026 pagi. Korban diketahui bernama Suwondo (69), yang selama ini diketahui tinggal seorang diri di TKP.

Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan tetangga sekitar yang mencium bau menyengat, yang awalnya dikira berasal dari bangkai binatang. 

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamarnya," kata Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, kepada Tribun Bali. 

Penemuan jenazah bermula sekitar pukul 08.00 WITA, saat Yosef tetangga korban hendak pergi berolahraga ke Lapangan Renon. Saat melintas di depan rumah korban. 

Baca juga: BENGKUNG! 9 Sound System Diamankan dari Pengarakan Ogoh-ogoh di Denpasar, Satpol PP Buat Surat Ini!

Baca juga: LUBANG Menganga Depan Pasar Desa Tegak Klungkung Bahayakan Warga! Simak Penjelasannya

JENAZAH - Penemuan jenazah di Jalan Letda Tantular, Gang Merpati, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur.
JENAZAH - Penemuan jenazah di Jalan Letda Tantular, Gang Merpati, Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur. (Istimewa)

Kemudian ia mencium bau bangkai yang sangat menyengat, dan sempat mencari sumber bau dan menemukan bangkai tikus.

Merasa bau masih sangat tajam, Yosef kemudian masuk ke halaman rumah korban yang pintu pagarnya tidak terkunci dengan niat hendak mengambil cangkul untuk mengubur bangkai tikus tersebut. 

Namun, sesampainya di dalam, kecurigaan memuncak saat melihat banyak binatang lalat  keluar dari sela-sela kamar korban.

Yosef kemudian mengintip melalui celah kamar korban, dan melihat korban sudah tertidur atau tergeletak di lantai dan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat. 

Sementara itu, Ni Nyoman Kerti, pemilik warung di dekat TKP menerangkan bahwa korban diketahui terakhir kali terlihat pada Selasa, 17 Maret 2026 saat membeli kopi. Saat itu, korban sempat mengeluh sedang sakit.

"Pada tanggal 17 Maret itu korban bilang sedang sakit dan saat badannya dipegang memang terasa panas. Korban sempat berencana membeli obat untuk menghilangkan sakitnya," tuturnya. 

Bahkan, pada Kamis, 19 Maret 2026, saat Nyepi, Kerti sempat mencoba membawakan kue ke rumah korban. 

Namun, saat menggedor pintu kamar dan memanggil nama korban, tidak ada jawaban sama sekali, sehingga ia mengira korban sedang tidur atau pergi.

Tim Inafis Polresta Denpasar yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP. Kondisi jenazah korban dilaporkan sudah dalam keadaan membusuk total.

"Hasil olah TKP dari tim Inafis menunjukkan korban sudah dalam keadaan membusuk, serta dikerumuni lalat dan belatung," beber kapolsek. 

Posisi mayat ditemukan tengkurap, kepala di timur menghadap utara, tangan kanan di bawah dan tangan kiri di atas badan. Korban mengenakan kemeja lengan panjang garis-garis warna biru abu-abu dan sarung kuning kotak-kotak. 

Penanganan kasus ini sudah ditangani penuh oleh Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur. Jasad korban saat ini sudah dievakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Prof dr IGNG Ngoerah menggunakan Ambulans BPBD Kota Denpasar. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.