Terungkap Pekerjaan Mantan Suami Dewhinta Anggary, WN Asing Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori
Rusaidah March 22, 2026 09:03 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Terungkap pekerjaan FD (35), mantan suami Dewhinta Anggary yang diduga pembunuh cucu Mpok Nori.

Diketahui mantan suami siri korban merupakan Warga Negara Asing (WNA), seorang warga negara Irak.  

Cucu almarhum yang bernama Dewhinta Anggary ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026).  

Kondisi korban ditemukan mengenaskan mengeluarkan banyak darah dengan luka sayat pada bagian leher dan kepala. 

Baca juga: Cucu Mpok Nori Meninggal di Kontrakan, Terduga Pembunuh Mantan Suami Asal Iran, Baru Sebulan Pisah 

Korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh mantan suaminya sendiri. 

Pelaku diketahui merupakan warga negara Iran yang tinggal tak jauh dari kontrakan korban. 

"(Korban) Cucunya seniman Mpok Nori," kata kerabat korban, Sania Destiani. 

Lantas siapa sosok FD terduga pembunuh cucu Mpok Nori?

Sosok FD, WNA Irak

Sosok di balik kematian Dewhinta Anggary, cucu dari seniman legendaris Betawi, almarhumah Mpok Nori, mengarah kuat pada mantan suami korban. 

PEMBUNUHAN- TKP Cucu Mpok Nori bernama Dewhinta Anggary ditemukan tewas di rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu pagi (21/3/2026).   
PEMBUNUHAN- TKP Cucu Mpok Nori bernama Dewhinta Anggary ditemukan tewas di rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu pagi (21/3/2026).    (Youtube/Tribunnnews)

Terduga pelaku yang merupakan mantan suami siri korban adalah seorang Warga Negara Asing (WNA) berinisial FD (35). 

Dewhinta ditemukan pertama kali oleh ibu dan adiknya di kontrakan di Cipayung, Jakarta Timur pada Sabtu, (21/3/2026) tepat di hari lebaran sekira pukul 03.00 wib dini hari. 

Kerabat korban, Sania Destiani (16) menuturkan bahwa korban suda berpisah dengan FD sebulan lalu. 

Antara pelaku dan korban sebelumnya saling mengenal saat Dewhinta tinggal di Malaysia beberapa tahun lalu. 

"Dia (pelaku) belum KTP Indonesia, bisa bahasa Indonesia sedikit doang. Biasanya kalau ngomong lebih sering pakai bahasa Inggris. Kalau pekerjaan dia apa saya kurang tahu," tutur Sania, dilansir dari Tribunjakarta.com pada Minggu (22/3/2026). 

Meski sudah tidak lagi berstatus suami-istri, FD diketahui masih tinggal di lingkungan yang sama dengan korban.  

Ia mengontrak sebuah rumah yang lokasinya tidak berjauhan dari kediaman Dewhinta di kawasan Cipayung. 

Kronologi Penemuan Jasad  

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui sekitar pukul 03.00 WIB. 

Saat itu, ibu dan adik korban datang ke kontrakan dengan maksud membangunkan Dewhinta untuk berangkat bekerja.  

Namun, kecurigaan muncul karena pintu rumah terkunci rapat dari dalam dan tidak ada respon dari korban. 

Baca juga: Sosok Dewhinta Anggary, Cucu Seniman Mpok Nori Tewas Dibunuh, Mantan Suami WNA Irak Ditangkap

Adik korban akhirnya memutuskan masuk melalui jendela yang tidak terkunci. 

Di dalam, ia menemukan kakaknya sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka parah di bagian kepala dan leher.  

"Di situ kakak sudah terkapar," ujar Sania. 

Pihak keluarga segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Cipayung dan Polda Metro Jaya. 

Petugas dari Polsek Cipayung dan Polda Metro Jaya tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. 

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya barang berharga yang hilang di dalam kontrakan korban. 

Ponsel milik korban bahkan masih berada di lokasi. 

Jenazah Dewhinta sempat menjalani proses autopsi di RS Polri Kramat Jati sebelum akhirnya diserahkan ke pihak keluarga dan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. 

Garis polisi hingga kini masih terpasang di lokasi kejadian guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. 

“Korban ditemukan meninggal dunia di lantai dengan kondisi di lantai dan kasur terdapat darah mengering,” ujar Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, dalam keterangannya, Sabtu. 

Pelaku Mantan Suami Korban 

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara kepolisian, pelaku mengarah pada mantan suami korban yang berinisial FD (35), seorang warga negara Iran.  

Diketahui bahwa keduanya baru saja berpisah sekitar satu bulan yang lalu atas permintaan FD. 

MPOK NORI - Mengenang sosok Mpok Nori, seniman legendaris.
MPOK NORI - Mengenang sosok Mpok Nori, seniman legendaris. (Kompas.com/RODERICK ADRIAN MOZES)

Menurut Sania kerabat korban, pelaku sempat datang ke rumah korban untuk meminjam sepeda motor. 

Sehari sebelum korban ditemukan tewas, FD juga beberapa kali terlihat di sekitar lokasi rumah korban oleh sejumlah saksi. 

Baca juga: Daftar Film Bioskop Lebaran 2026: Animasi Pelangi di Mars hingga Senin Harga Naik, Cocok Semua Usia

Seperti di Jalan Daman II menuju gang rumah korban dan di Masjid Al Ikhlas Bambu Apus saat menunaikan ibadah salat subuh. 

Keduanya baru berpisah sekitar satu bulan lalu. 

"Sudah tidak tinggal bareng karena dia yang minta pisah,” kata Sania. 

Penangkapan di Tol Merak  

Tidak butuh waktu lama bagi aparat untuk melacak keberadaan pelaku.  

FD berhasil diringkus oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Sabtu siang sekitar pukul 13.30 WIB.  

Ia ditangkap saat mencoba melarikan diri melalui ruas jalan tol ke arah Merak. 

Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edi Handoko, mengonfirmasi penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa saat ini pelaku telah diamankan di Mapolda Metro Jaya untuk pemeriksaan mendalam.

Polisi juga masih mendalami motif di balik aksi pembunuhan tersebut. 

(Tribunnews.com/TribunSumsel.com/Bangkapos.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.