Arus Mudik Terminal Cicaheum Naik 17 Persen, 20 Ribu Penumpang Bertolak ke Jateng dan Jatim
Muhamad Syarif Abdussalam March 22, 2026 10:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di Terminal Cicaheum Kota Bandung terpantau ramai sejak H-7 hingga H+1 Lebaran. 

“Dari H-7 sampai H+1, total penumpang yang kami berangkatkan mencapai 20.226 orang, dengan armada bus sebanyak 895 unit. Ada kenaikan sekitar 17 persen dibandingkan tahun lalu,” ucap Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriyadi, kepada Tribun Jabar, Minggu (22/3/2026). 

Asep menuturkan, untuk keberangkatan pada hari pertama Lebaran, tercatat 1.768 penumpang diberangkatkan menggunakan 68 armada bus. 

Sedangkan untuk kedatangan, jumlah penumpang lebih landai, hanya 186 orang.

“Untuk arus balik, total penumpang yang tiba dari H-7 hingga H+1 mencapai 6.867 penumpang dengan 860 armada. Penurunan sekitar 3 persen dibanding tahun lalu,” jelas Asep.

Asep menambahkan, tidak semua armada arus balik masuk ke terminal karena beberapa langsung menurunkan penumpang di lokasi lain seperti Cileunyi, Cibiru, dan Cicalengka.

Rute favorit pemudik tetap sama seperti tahun lalu. Untuk perjalanan antarkota antarprovinsi (AKAP), tujuan utama adalah Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Sedangkan untuk antarkota dalam provinsi (AKDP), rute favorit meliputi Tasikmalaya, Banjar, Pangandaran, Kuningan, Indramayu, dan Ciledug.

Terminal Cicaheum juga menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan untuk kenyamanan penumpang. 

"Kami menyediakan tambahan tenda di ruang tunggu penumpang dan menambah kursi hingga 50 unit. Posko kesehatan juga aktif bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung,” ujar Asep.

Selain itu, pihak terminal melakukan pengecekan kesehatan dan kelayakan pengemudi. 

"Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan sejak H-7, pengemudi dalam kondisi fit dan negatif narkoba, sehingga layak membawa penumpang mudik maupun balik,” tambahnya.

Dikatakan Asep, untuk menghindari penumpukan penumpang yang sudah memiliki tiket tetapi belum mendapatkan kursi, Terminal Cicaheum menyiapkan armada cadangan.

“Armada reguler yang kami sediakan sebanyak 165 unit, ditambah armada cadangan 10 unit bekerja sama dengan Forum Damri. Jika masih kurang, armada cadangan bisa ditambah lagi,” jelas Asep. Armada cadangan banyak digunakan untuk rute Kuningan, Indramayu, dan Ciledug.

Pemeriksaan administrasi dan kelayakan armada juga diperketat. 

“Jika ada armada yang tidak layak jalan, kami keluarkan dari terminal. Petugas kami sudah mengokohkan pengawasan agar seluruh armada tetap aman,” ujarnya.

Asep juga menghimbau para pemudik untuk tetap menjaga keselamatan diri.

“Jangan membawa barang terlalu banyak atau mencolok, karena dapat mengundang risiko kriminalitas. Pengemudi harus taat peraturan lalu lintas, dan jika merasa lelah atau mengantuk, silakan beristirahat di tempat yang tersedia. Jagalah keselamatan penumpang agar bisa berkumpul kembali dengan keluarga,” pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.