Laporan Wartawan SURYAMALANG.COM, Anggit Puji Widodo
SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Arus balik H+1 Lebaran di kawasan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami kemacetan parah pada Minggu (22/3/2026) sore.
Lonjakan volume kendaraan yang didominasi mobil pribadi asal Surabaya dan Sidoarjo mengakibatkan antrean mengular hingga sepanjang 4 kilometer.
Titik kepadatan utama terpantau di jalur arteri menuju arah barat, seperti Nganjuk dan Kediri.
Baca juga: Petaka Serbuk Mercon di Driyorejo Gresik: Dua Anak Luka Bakar Usai Injak Tumpahan Petasan
Kondisi ini memaksa para pengendara harus bersabar karena terjebak dalam kepadatan lalu lintas selama lebih dari dua jam.
"Antreannya panjang sekali, dari exit tol sudah padat. Saya butuh lebih dari satu jam untuk lewat," keluh Handoko (55), pemudik asal Sidoarjo yang hendak menuju Kertosono.
Lonjakan volume kendaraan pada momen arus balik ini didominasi oleh mobil pribadi berpelat nomor luar daerah, terutama dari arah Surabaya dan Sidoarjo yang bergerak menuju wilayah barat seperti Nganjuk dan Kediri.
Kepadatan mulai terasa sejak sore hari dan terus meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat.
Simpang Tiga Mengkreng menjadi titik paling krusial dalam kemacetan kali ini.
Baca juga: Ultimatum 48 Jam Donald Trump Jika Selat Hormuz Tak Segera Dibuka, Ancam Hancurkan PLTU Iran
Lokasi tersebut merupakan pertemuan arus kendaraan dari tiga arah utama, yakni Jombang, Nganjuk, dan Kediri, yang kerap menjadi bottleneck saat momentum mudik maupun arus balik Lebaran.
Aparat kepolisian telah melakukan berbagai upaya untuk mengurai kepadatan, termasuk menerapkan sistem buka-tutup arus kendaraan.
Namun, derasnya volume lalu lintas membuat laju kendaraan tetap tersendat dan tidak bisa sepenuhnya terurai.
Tak hanya di Simpang Mengkreng, kepadatan juga terjadi di perlintasan kereta api di Desa Plosorejo.
Setiap kali kereta melintas, arus kendaraan terpaksa berhenti total sehingga memicu penumpukan panjang, terlebih dengan adanya tambahan volume kendaraan dari exit Tol Bandarkedungmulyo.
Kondisi ini membuat sejumlah pemudik mengaku perjalanan mereka memakan waktu jauh lebih lama dibandingkan kondisi normal.
Baca juga: MAKI Sebut KPK Pecahkan Rekor: Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah Diam-Diam atas Permintaan Keluarga
Handoko (55), warga Sidoarjo yang tengah menuju Kertosono, Nganjuk, menyebut dirinya sudah terjebak macet sejak keluar dari jalur tol.
“Antreannya panjang sekali, dari exit tol sudah padat. Saya butuh lebih dari satu jam untuk lewat,” ucapnya.
Keluhan serupa disampaikan oleh Rusman (49), pemudik asal Surabaya.
Rusman mengaku waktu tempuh perjalanannya meningkat drastis akibat kemacetan yang terjadi.
“Berangkat pagi, tapi sampai sore masih di jalan. Tadi sempat terjebak macet satu sampai dua jam, cuacanya juga panas,” katanya.
Baca juga: Pembunuh Cucu Pelawak Mpok Nori Ditangkap di Tol Merak, Korban Bersimbah Darah di Kontrakan
Warga sekitar memperkirakan kepadatan lalu lintas di jalur tersebut masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, seiring tingginya arus kendaraan dari arah Surabaya menuju wilayah barat Jawa Timur maupun sebaliknya.
Oleh karena itu, pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik serta kendaraan, dan selalu mengikuti arahan petugas demi kelancaran bersama.