Jalur Dieng Macet Parah, TMC Wonosobo Catat 98 Ribu Kendaraan Melintas Selama Arus Mudik
Rustam Aji March 22, 2026 10:27 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO – Kawasan Wisata Dieng mengalami lonjakan kunjungan yang luar biasa pada momentum libur Lebaran 2026.

Data terbaru dari Traffic Monitoring Center (TMC) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Wonosobo mencatat puncak arus terjadi pada Minggu (22/3/2026) dengan total 17.459 kendaraan yang melintas dalam satu hari.

Secara kumulatif, sejak periode arus mudik tanggal 13 hingga 22 Maret 2026, tercatat sebanyak 98.889 unit kendaraan telah memasuki jalur menuju dataran tinggi Dieng melalui Wonosobo.

Kepala Disperkimhub Wonosobo, Agus Susanto, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi TMC memungkinkan pihaknya memantau pergerakan lalu lintas secara real-time dan lebih sistematis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Data ini kami peroleh dari inovasi TMC yang dioperasikan selama periode Lebaran. Ini dasar kami dalam mengambil kebijakan pengaturan lalu lintas secara tepat, terutama di titik-titik rawan kepadatan,” ujar Agus saat dihubungi, Minggu (22/3/2026).

Baca juga: Niat Silaturahmi Berujung Duka, Dua Pengendara Motor Tewas dalam Kecelakaan Maut di Sidomukti Kendal

Sepeda Motor Mendominasi Jalur Ekstrem

Berdasarkan klasifikasi kendaraan, sepeda motor masih menjadi primadona bagi pemudik maupun wisatawan mandiri dengan total 73.341 unit.

Disusul oleh mobil pribadi sebanyak 16.472 unit, sementara angkutan umum dan bus pariwisata tercatat dalam jumlah yang relatif kecil.

Tingginya dominasi kendaraan pribadi ini menjadi perhatian serius petugas di lapangan, mengingat karakteristik jalur menuju Dieng yang sempit, menanjak, dan berkelok tajam.

“Arus kendaraan yang masuk tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan arus keluar. Ini mengindikasikan bahwa sebagian besar wisatawan masih bertahan dan menginap di kawasan Dieng selama periode libur ini,” tambah Agus.

Tren Fluktuatif Menuju Puncak

Pergerakan kendaraan menunjukkan tren yang fluktuatif namun konsisten meningkat.

Jika pada awal periode pemantauan jumlah kendaraan berada di angka 9.000 unit per hari, angka tersebut melonjak drastis hingga mencapai puncaknya hari ini.

Baca juga: Mahasiswa IUP UNDIP Sabet Gelar Puteri Lokantara 2026, Usung Digitalisasi Budaya untuk Gen Z

Pihak Disperkimhub bersama instansi terkait terus melakukan rekayasa lalu lintas dan penyiagaan personel untuk menjaga kelancaran arus.

Inovasi TMC diharapkan tidak hanya menjadi alat pendataan, tetapi juga meningkatkan standar keselamatan bagi masyarakat yang hendak menikmati keindahan "Negeri di Atas Awan" tersebut. (ima)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.