BOLASPORT.COM - Final Orleans Masters 2026 menjadi pesta yang manis bagi tuan rumah setelah dua gelar yang diraih hingga kembalinya jagoan lama bulu tangkis ke podium BWF World Tour.
Walau tanpa wakil Indonesia, final Orleans Masters 2026 berlangsung dengan meriah pada Minggu (22/3/2026) di Palais des Sports, Orleans, Prancis.
Gemuruh datang dari publik tuan rumah yang memang terkenal heboh di sirkuit bulu tangkis dunia.
Kali ini pesta dirayakan setelah dua jagoan mereka plus satu final senegara terjadi pada final dari ajang bulu tangkis kedua di Negeri Mode setelah French Open.
Ganda campuran, Thom Gicquel/Delphine Delrue, mengawali perayaan setelah mampu mengalahkan Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark).
Mempertemukan dua pasangan top 10 dunia, pertandingan ini sekaligus adu gengsi untuk menentukan siapa ganda campuran terbaik Eropa sekarang.
Giqcuel/Delrue, yang membawa misi penebusan karena gagal di final All England Open, mampu mengungguli Christiansen/Boje.
Tekanan mereka membuat Christiansen/Boje bermain tidak nyaman hingga banyak melakukan eror, termasuk pada pengujung laga.
Giqcuel/Delrue menjuarai Orleans Masters lagi setelah terakhir kali melakukannya pada 2019. Setelah itu mereka sering absen lalu kalah dini pada tahun lalu.
Adapun trofi kedua Prancis dipastikan lebih cepat karena pertemuan antara Alex Lanier dan Toma Junior Popov di final.
Lanier menunjukkan performa kuat untuk mencetak kemenangan 21-11, 21-13 dan juga mempertahankan gelarnya tahun lalu.
All French Final ini menjadi pengingat bahwa tim putra Prancis tidak bisa diremehkan Indonesia saat bertemu nanti di babak penyisihan grup Thomas Cup 2026.
Tunggal putra Prancis dalam posisi yang kuat karena memiliki Christo Popov dan Alex Lanier di 10 besar rank dunia dan Toma Junior Popov di peringkat 16.
Thom Gicquel yang juara ganda campuran juga bisa ditarik untuk duet rombakan di partai ganda putra.
Dia dan Toma Junior Popov (yang juga berbahaya bersama Christo Popov) telah menjadi penentu kemenangan Prancis atas Denmark di final Kejuaraan Beregu Eropa 2026.
Selain Prancis, Jepang juga berhasil merengkuh dua gelar juara dari turnamen terakhir dalam tur Eropa yang pertama musim ini.
Titel pertama didapat dari ganda putri melalui pasangan anyar, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, yang sebelumnya menjadi mimpi buruk Indonesia.
Nakade/Takahashi lolos ke final dengan menjegal dua unggulan Tanah Air yaitu Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari lalu Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Sementara Nakade baru kali ini mentas di turnamen World Tour, Takahashi menjadi kunci dengan rekam jejak sebagai mimpi buruk ganda putri Indonesia.
Tahun ini sudah enam pertandingan melawan wakil Indonesia dijalani Takahashi dengan partner berbeda dan selalu menang.
'Pembantaian' juga terjadi di Indonesia Masters 2026 dengan tiga ganda putri Indonesa dilibasnya dari babak 16 besar hingga semifinal.
Jika di final Indonesia Masters harus mundur karena sakit, kali ini Takahashi berhasil setelah bersama Nakade menang atas Lin Chih-Chun/Yang Chu Yun dari Taiwan.
Sementara itu final tunggal putri dimenangi oleh mantan ratu bulu tangkis, Nozomi Okuhara (Jepang).
Okuhara mengalahkan rising star Thailand, Pitchamon Opatniputh, dengan penampilan yang dominan untuk skor 21-15, 21-15.
Pengalaman Okuhara berbicara saat dia dapat melumpuhkan Opatniputh dengan variasi cerdik untuk mencetak winner.
Bagi Okuhara, ini adalah gelar pertamanya di World Tour setelah Syed Modi International Super 300 pada 2023.
Juara Dunia satu kali itu menghadapi badai cedera berulang kali dalam karier dengan yang terakhir di tengah pacekliknya sekarang.
Jepang hampir menjadi juara umum kalau ganda putra mereka, Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita, menang.
Akan tetapi, Okamura/Yamashita tunduk di depan Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi (China) dalam dua gim langsung.
Hu/Lin sendiri lolos ke final setelah di semifinal mengalahkan jawara Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
REKAP FINAL ORLEANS MASTERS 2026