Bawakan Burger Viral, Aldi Taher Rayu Hanung Bramantyo Garap Film Bisikan Jenazah 2
Tsaniyah Faidah March 23, 2026 01:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dalam Instagramnya, Aldi Taher menyebut sutradara kondang Hanung Bramantyo terlibat dalam proyek film Bisikan Jenazah 2.

Menjawab desas-desus yang dihembuskan Aldi Taher, Hanung secara tegas memberikan klarifikasi untuk meluruskan kabar yang telah menjadi perhatian publik tersebut.

Hanung menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada pembicaraan resmi maupun serius terkait keterlibatannya dalam sekuel film tersebut.

'Belum ada pembicaraan serius soal ini," ujar Hanung.

Hanung membenarkan bahwa dirinya memang sempat bertemu dengan Aldi Taher.

Namun, pertemuan tersebut berlangsung secara tidak sengaja dan dalam suasana yang cukup unik.

Aldi mendatangi Hanung saat sang sutradara sedang menjalankan ibadah i'tikaf di Masjid Salim Kamil.

Dalam pertemuan itu, Aldi tidak datang dengan tangan kosong. Ia membawakan burger miliknya yang sempat viral di media sosial.

"Dia datang ke Masjid Salim Kamil untuk i'tikaf sambil membawa burger viralnya," kenang Hanung.

Di momen itulah, Aldi menyampaikan keinginannya untuk menggarap Bisikan Jenazah 2. Meski demikian,

Hanung mengaku menanggapi ajakan tersebut dengan santai dan tidak menganggapnya sebagai kontrak kerja formal.

“Dia memang menyampaikan keinginan membuat film itu kepada saya, tapi saya anggap sebagai itikad baik saja,” tambahnya.

Sebagai sineas senior, Hanung menegaskan bahwa dirinya selalu terbuka untuk mendukung siapa pun yang ingin berkontribusi dalam industri perfilman tanah air, termasuk Aldi Taher.

Namun, ia memberikan catatan penting bahwa sebuah karya film tidak boleh hanya mengandalkan sensasi semata.

"Siapa pun yang mau bikin film Indonesia tentu saya dukung, asalkan prosesnya benar. Bukan sekadar karena viral lalu dibuat," tegas suami dari Zaskia Adya Mecca ini.

Hanung menekankan bahwa standar kualitas tetap menjadi prioritas utama.

Menurutnya, sebuah film membutuhkan pondasi yang kuat agar bisa dinikmati penonton secara serius.

"Harus ada skenario yang kuat, plot twist yang tidak mudah ditebak, visual yang serius, dan anggaran yang dikelola dengan bijak. Tidak hanya mengandalkan viralitas," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.