TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan komitmennya untuk mengembalikan "marwah" Pasar Wage Purwokerto sebagai pusat aktivitas ekonomi utama masyarakat.
Langkah ini diawali dengan proses penataan pedagang di area Jalan Vihara untuk masuk ke dalam area pasar guna menciptakan ketertiban.
Dalam tinjauannya pada Minggu (22/3/2026) malam, Sadewo menekankan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah kabupaten (Pemkab) bukanlah bentuk penggusuran, melainkan penataan demi kenyamanan bersama.
"Kami tidak menjanjikan Pasar Wage akan langsung berubah seperti Pasar Manis, namun penataan dilakukan secara bertahap. Yang terpenting adalah konsistensi agar tercipta kondisi yang tertib, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli," ujar Sadewo kepada Tribunbanyumas.com.
Target Revitalisasi Tahun 2027
Untuk mendukung ambisi mengembalikan masa kejayaan Pasar Wage, Pemkab Banyumas berencana mendorong dukungan anggaran bersama DPRD.
Fokus utama dalam waktu dekat adalah penataan kawasan Jalan Jenderal Soedirman.
Baca juga: Perjuangan 25 Tahun, Pedagang Jalan Vihara Direlokasi Kembali Masuk Pasar Wage Purwokerto
Sadewo menargetkan proyek revitalisasi besar secara khusus dapat terealisasi pada tahun 2027. Tujuannya adalah menciptakan identitas pasar yang lebih modern namun tetap mempertahankan karakter tradisionalnya.
Libatkan Paguyuban Pedagang
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan penataan ini sangat bergantung pada kolaborasi dengan para pedagang, terutama yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Wage (P3W) dan Paguyuban Pedagang Pagi Pasar Wage (P4WP).
“Pedagang harus dimanusiakan dan dilibatkan dalam setiap proses kebijakan. Kami ingin mereka berjualan dengan tenang dan nyaman, sehingga roda perekonomian dapat berjalan bersama-sama,” tambahnya.
Momentum penataan malam ini disebutnya sebagai titik awal kebangkitan Pasar Wage.
Dengan keterlibatan aktif semua pihak, Sadewo optimistis masyarakat akan kembali berbondong-bondong berbelanja ke Pasar Wage, menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi di jantung Kota Purwokerto tersebut. (jti)
Baca juga: Sambut Kedatangan Jenazah Michael Bambang Hartono, Ribuan Karyawan PT Djarum Berkaca-kaca