Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Felismino Askeli menegaskan Tim Siaga Bencana Kabupaten TTU bakal menyerahkan hasil investigasi mendetail ihwal bencana banjir di Desa Oekopa kepada Bupati TTU.
Laporan tersebut, kata dia, akan menjadi indikator penting untuk penetapan status bencana dan lain sebagainya. Tim Siaga Bencana yang turun ke lokasi untuk melakukan investigasi meliputi Dinas Pertanian, BPBD TTU, Dinas Sosial, Dinas PRKPP, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas PUPR
"Kita sudah siapkan hasil laporan investigasi di lapangan, dan akan kita serahkan ke Pak Bupati," ungkapnya, Minggu, 22 Maret 2026.
Ia menerangkan, BPBD Kabupaten TTU bersama Tim Siaga Bencana sudah menyalurkan bantuan beras 1 ton kepada warga terdampak banjir, makanan siap saji dan bantuan lainnya. Dinas Pertanian juga telah menyalurkan pupuk cair kepada para petani.
Baca juga: Banjir di Desa Oekopa, BPBD Sebut Berdasarkan Data Riil 90 Kepala Keluarga Terdampak
Felisimo menerangkan banjir yang terjadi di Desa Oekopa merupakan banjir kiriman dari beberapa bukit di sekitar wilayah tersebut. Banjir ini melintas di Kali Pasaba'u yang berukuran lebar sekitar 4 meter dengan kedalaman yang cukup dangkal.
"Sehingga ketika banjir datang, dia meluap masuk ke dalam pemukiman warga," ujarnya.
Selain merusak perabot rumah tangga, banjir juga merendam gabah, harta benda serta ternak milik warga.
Selain itu, satu unit sepeda motor milik warga juga terendam banjir. Sekitar 10 ekor ternak kambing yang terendam banjir.
Sebelumnya, Felismino Askeli menjelaskan, sebanyak 1 unit mobil truk milik warga terseret banjir di Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten TTU, NTT.
Baca juga: BREAKING NEWS : 150 Kepala Keluarga di Desa Oekopa Kabupaten TTU Terdampak Banjir
Mobil truk tersebut diseret banjir saat sedang mengangkut pasir di Kali Pasaba'u yang melintas tepat di jantung Desa Oekopa. Sopir tidak menyadari adanya banjir bandang yang bakal terjadi di kali itu.
Pasca diterjang banjir, mobil truk itu terbalik tepat di pinggir kali. Mobil tersebut saat ini sudah dievakuasi oleh pemilik kendaraan dibantu warga sekitar.
Ia mengakui bahwa, banjir yang menggenangi rumah warga sudah surut dua jam setelah direndam banjir. Pada hari ini Tim Siaga Bencana Kabupaten TTU telah turun ke lokasi.
"Hari ini tim turun dan pulang pasti membawa hasil yang lebih detail mengenai dampak kerusakan," ungkapnya.
Laporan hasil investigasi mendetail di lapangan ini akan dilaporkan langsung ke Bupati TTU. Pasca laporan ini disampaikan akan dilaksanakan penetapan status atas bencana banjir itu.
Menurut ramalan BMKG, kata Felisimo, beberapa waktu ke depan hujan deras bakal terjadi di wilayah Biboki, Kabupaten TTU dengan intensitas hujan rendah hingga tinggi.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi di seluruh wilayah Kabupaten TTU khususnya di wilayah Biboki. (bbr)