Moto3 Brasil 2026 - Disaksikan Marquez, Komentar Veda usai Jadi Orang Indonesia Pertama yang Raih Podium
Wahid Fahrur Annas March 23, 2026 01:33 AM

HONDA TEAM ASIA
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, dalam menjalani sesi kualifikasi Moto3 Brasil 2026 di Goiania, Brasil, 21 Maret 2026.

BOLASPORT.COM - Veda Ega Pratama tidak berhenti untuk bersyukur setelah memastikan diri menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih podium dalam Kejuaraan Grand Prix.

Veda Ega Pratama mencetak podium pada balapan seri kedua Moto3 2026 di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil, Minggu (22/3/2026).

Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu tampil luar biasa dalam balapan yang harus diulang karena red flag.

Pada start yang pertama, Veda tampil agresif untuk naik dari posisi keempat menjadi tiga besar di tikungan pertama.

Hanya saja, agresivitas pada beberapa lap pertama memancing kesalahan Veda yang membuat dia kesulitan menutup ruang.

Veda tercecer hingga baru merebut posisi ke-9 pada awal lap ke-15. Sebagai catatan, dia tidak jauh dari grup podium.

Kesempatan kedua didapat Veda ketika balapan harus diulang karena kondisi trek yang dinilai tidak aman setelah kecelakaan yang dialami Scott Ogden (CIP Green Power).

Balapan dilanjutkan dengan lima lap saja sampai garis finis.

Walau lapnya sedikit dan posisi startnya agak jauh, Veda justru mampu membuat perbedaan untuk hasil gemilang.

Start dari posisi ke-10, dia kembali memulai balapan dengan sangat baik dan kali ini lebih sabar untuk melakukan manuvernya.

Dari naik tiga tingkat ke posisi tujuh, Veda secara perlahan menyalip para pembalap di depan dia sampai merebut posisi ketiga.

Momen emas terjadi pada lap terakhir, Veda berhasil menyalip pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe.

Carpe merupakan pembalap yang musim lalu finis di posisi empat pada klasemen akhir Moto3 2025.

Veda terlihat penuh haru saat tiba di parc-ferme.

Pada momen yang sama, podium pembalap Indonesia disaksikan langsung oleh juara bertahan MotoGP, Marc Marquez.

Marquez hadir langsung di Parc-ferme untuk merayakan kemenangan dari muridnya, Maximo Quiles (CFMoto Aspar Team).

"Saya tidak tahu harus berkata, rasanya luar biasa. ," kata Veda setelah balapan yang terlihat masih tidak percaya dengan raihannya.

Veda mengakui sendiri bahwa balapannya sangat sulit sebelum balapan dihentikan karena red flag.

"Hari ini, saya tampil sangat bagus. Bahkan sebelum red flag itu, saya sempat kesulitan mengatur ban belakang selama balapan," ucap Veda lagi.

"Tetapi ya, akhirnya saya finis di posisi tiga besar pada Grand Prix kedua saya dan ini adalah pencapaian terbesar saya saat ini."

Tidak lupa, Veda mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia dan keluarga yang menontonnya.

"Jadi, ya. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia serta semua sponsor."

"Saya juga berterima kasih kepada keluarga saya yang menonton di Indonesia. Dan ya, terima kasih banyak. Rasanya luar biasa," ujar pembalap berusia 17 tahun itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.