Pesan Tegas PSSI untuk Suporter Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026
Wila Wildayanti March 23, 2026 01:33 AM

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
PSSI memberikanpesan tegas ke suporter Timnas Indonesia jelang menghadapi FIFA Series 2026.

BOLASPORT.COM - PSSI secara resmi mengeluarkan pesan tegas yang diberikan untuk suporter Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 yang bakal bergulir pada akhir Maret ini. Fans diingatkan terkait penolakan diskriminasi.

FIFA Series 2026 dijadwalkan bakal bergulir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 27 dan 30 Maret 2026.

Dalam ajang ini bakal diikuti oleh empat tim dari konfederasi berbeda termasuk Timnas Indonesia.

Sementara itu, untuk tiga tim lainnya yakni Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan Saint Kitts and Nevis (CONCACAF).

Dalam laga perdana dalam turnamen FIFA Series 2026 ini, skuad Garuda dijadwalkan lebih dulu melawan Saint Kitts and Nevis di SUGBK, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Setelah menghadapi laga ini, apabila skuad Garuda meraih kemenangan, mereka bakal menghadapi pemenang antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon.

Laga final antara pemenang itu bakal berlangsung di stadion yang sama pada 30 Maret 2026.

Jelang menghadapi laga ini, PSSI mengeluarkan seruan untuk suporter Timnas Indonesia agar menolak diskriminasi dalam bentuk apa pun.

“Tidak ada ruang untuk bullying, rasisme, ujaran kebencian dan diskriminasi di sepak bola kita," tulis akun resmi PSSI sebagaimana dikutip BolaSport.com, Minggu (22/3/2026).

Dalam kesemlatan ini, PSSI menergaskan bahwa tak ada hal yang tak menyenangkan.

Menurutnya, sepak bola harus menjadi ruang aman dan saling menghormati.

Oleh karena itu, diharapkan tak akan ada hal-hal tak menyenangkan apalagi diskriminasi.

“Sepak bola harus menjadi ruang yang aman, inklusif, menghormati tanpa pengecualian," tulis PSSI.

"Mari jaga sepak bola Indonesia dari diskriminasi."

Bahkan dalam unggahan di Instagram resmi PSSai mereka menyatakan gak ada tempat untum bulliying.

“Diskriminasi tidak punya tempat di sepak bola. Tidak ada bullying, tidak ada diskriminasi," tegas PSSI.

Tak hanya memberikan seruan soal ini, PSSI juga menjabarkan Statuta PSSI Pasal 4 Ayat (7), soal larangan diskriminasi yang berpotensi mendapat hukuman.

Hal ini karena PSSI pun ingin menunjukkan suporter Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik dan bisa memberikan rasa aman.

Belum lama ini, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bahkan mengingatkan dan mengharapkan suporter Timnas Indonesia bisa memberikan dukungan penuh.

Namun, ia menegaskan agar semua pihak menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Hal serupa pun diberikan oleh PSSI agar suporter Timnas Indonesia memberikan dukungan, tetapi mengingatkan agar tak ada diskriminasi.

"Segala bentuk diskriminasi terhadap suatu negara, perorangan, kelompok ras, warna kulit, etnis, jenis kelamin, bahasa, agama, perbedaan pendapat dan alasan lainnya adalah dilarang dan dapat diberikan hukuman atau tindakan disiplin lainnya," tulis PSSI.

Ini tak hanya karena PSSI ingin suporter Timnas Indonesia tetap menjaga tetap aman dan memberi kenyamanan.

Namun, ini juga bisa menjadi hal yang bagus agar tak ada sanksi ataupun hukuman dari FIFA ke deoannya.

Pasalnya, sebelumnya PSSI pernah dijatuhi sanksi FIFA yang hampir menembus Rp400 juta.

Hukumna ini diberikan akibat tindakan diskriminatif dan teriakan xenofobia oleh sebagian suporter terhadap pemain Bahrain saat tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026, pada 25 Maret 2025.

Sekedar informasi, pelatih Timnas Indonesia John Herdman pun telah memanggil sebayak 24 pemain final untuk menghadapi FIFA Series 2026 ini.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.