Hasil Final Piala Carabao: Manchester City Juara, Mimpi Arsenal Buyar dalam 4 Menit
Febri Prasetyo March 23, 2026 02:30 AM

TRIBUNNEWS.COM - Manchester City memastikan diri sebagai juara Carabao Cup setelah menundukkan Arsenal dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga final di Wembley, Senin (23/3/2026).

Kemenangan ini sekaligus menjadi trofi besar pertama musim ini bagi The Citizens, yang kembali merebut mahkota setelah sebelumnya mendominasi kompetisi tersebut pada periode 2018 hingga 2021.

Pertandingan berjalan ketat di babak pertama, dengan Arsenal sempat menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta performa solid lini belakang City membuat skor tetap 0-0 hingga jeda.

Momentum kemudian berubah drastis di babak kedua. Nama Nico O'Reilly menjadi bintang utama dalam laga ini.

Gelandang muda berusia 21 tahun itu mencetak dua gol hanya dalam rentang empat menit melalui sundulan akurat, yang sepenuhnya mengubah arah pertandingan dan memastikan keunggulan City.

Setelah unggul dua gol, Manchester City tampil lebih disiplin dalam menjaga pertahanan. Arsenal mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan, bahkan sempat dua kali membentur mistar gawang.

Namun, upaya tersebut tak cukup untuk menembus solidnya pertahanan City hingga peluit akhir dibunyikan.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Arsenal yang tampil di final besar pertama mereka dalam enam tahun terakhir.

Harapan untuk menambah koleksi trofi Piala Liga pun harus pupus, meski sempat memberikan perlawanan sengit sepanjang laga.

Di sisi lain, keberhasilan ini mengukuhkan status Pep Guardiola sebagai manajer tersukses dalam sejarah Carabao Cup dengan raihan lima gelar.

Wembley pun menjadi saksi dominasi Manchester City, yang kembali menunjukkan mental juara di panggung besar.

Jalannya Pertandingan

Di babak pertama, kedua tim bermain sama kuat 0-0. Namun memasuki babak kedua, momentum pertandingan antara Arsenal dan Manchester City berubah drastis, dengan City tampil jauh lebih agresif dan efektif.

Arsenal nyaris kebobolan setelah kesalahan yang dilakukan  Kepa Arrizabalaga di menit ke-50.

Kepa keluar dari sarangnya untuk menghalau bola panjang Manchester City. Namun pantulan bola membuatnya sedikit terkejut.

Kiper kedua Arsenal ini kehilangan bola dan harus menjatuhkan Jeremy Doku yang merebut bola darinya.

Situasi itu memaksanya melakukan pelanggaran kepada Doku yang akhirnya berbuah kartu kuning dari wasit Peter Bankes.

Erling Haaland nyaris mendapatkan situasi satu lawan satu, namun tepat di kotak penalti Saliba menghentikannya.

Setelah tekanan berkali-kali di awal babak kedua, gol bagi Manchester City akhirnya tercipta di menit ke-60'.

Kiper Arsenal Kepa membuat kesalahan dengan gagal menangkap bola crossing dari Rayan Cherki.

Bola liar tepat di depan gawang langsung disambar dengan sundulan oleh Nico O'Reilly yang akhirnya membuat Man City unggul 0-1.

Dengan gol ini, O'Reilly dengan usia 21 tahun 1 tahun menjadi pencetak gol final Piala Carabao termuda sejak Joe Mason untuk Cardiff City vs Liverpool pada tahun 2012 (20 tahun 289 tahun), dan termuda kedua untuk Manchester City setelah Peter Barnes pada tahun 1976 (18 tahun 263 d). 

Awal babak kedua bak menjadi bencana bagi Arsenal. Tiga menit berselang, Man City menggandakan keunggulan.

Nico O'Reilly mencetak gol keduanya lewat sundulan setelah menyambut umpan matang dari Matheus Nunes.

Mikel Arteta merespon dua gol dalam empat menit itu dengan melakukan pergantian. Calafiori masuk menggantikan Piero Hincapie.

Tak hanya itu, Noni Madueke juga dimasukkan untuk menggantikan Kai Havertz.

Namun, hingga menit ke-67, City tetap lebih dominan dengan total 9 percobaan berbanding 6 milik Arsenal.

Setelah tertinggal dua gol, Arsenal mulai menemukan sedikit momentum di di lima belas menit terakhir.

Declan Rice mengirimkan bola mati ke arah Riccardo Calafiori, tetapi sundulannya masih terlalu lemah dan mudah diamankan James Trafford. 

Itu menjadi percobaan tepat sasaran pertama Arsenal di babak kedua—menunjukkan betapa buntu serangan mereka.

Peluang terbaik Arsenal hadir pada menit ke-78. Kombinasi Leandro Trossard dan Calafiori nyaris memperkecil ketertinggalan, namun tembakan keras Calafiori hanya membentur tiang gawang. 

Momen ini menjadi titik paling dekat Arsenal untuk bangkit. Meski secara keseluruhan Manchester City tetap memegang kendali. 

Bernardo Silva tampil solid dalam menjaga keseimbangan tim, sementara lini belakang City disiplin meredam setiap upaya Arsenal.

Mikel Arteta mencoba segalanya dengan melakukan perubahan agresif di menit ke-82. 

Masuknya Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus menjadi upaya terakhir untuk menyelamatkan laga, namun tekanan yang dibangun tetap kurang tajam.

Di sisa waktu yang tersisa, Arsenal tak bisa mencetak gol dan laga pun berakhir dengan kemenangan 0-2 Manchester City yang mengantarkan tim Pep Guardiola juara Carabao Cup.

Babak Pertama

Sejak peluit awal dibunyikan, Arsenal langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. 

Peluang terbaik datang pada menit ke-7 melalui Kai Havertz yang lolos satu lawan satu, namun tembakannya mampu digagalkan oleh kiper James Trafford. 

Bola rebound sempat dimanfaatkan Bukayo Saka, tetapi lagi-lagi Trafford tampil gemilang dengan dua penyelamatan beruntun.

Manchester City tidak tinggal diam. Mereka mulai membangun serangan lewat penguasaan bola dan umpan-umpan panjang, termasuk dari Rodri dan Bernardo Silva. 

Namun, rapatnya lini belakang Arsenal membuat peluang Erling Haaland belum membuahkan hasil.

Memasuki menit 15-20, pertandingan semakin intens dengan duel fisik di lini tengah. 

Piero Hincapie bahkan harus menerima kartu kuning pada menit ke-16. 

Arsenal sempat mengancam lewat bola mati yang dieksekusi Declan Rice, tetapi masih bisa diamankan pertahanan City.

Di sisi lain, City mengandalkan kecepatan Jeremy Doku di sisi sayap, yang beberapa kali mencoba mengirim umpan ke kotak penalti.

Salah satunya menghasilkan sepak pojok pada menit ke-20, namun eksekusi Rayan Cherki berhasil dibaca dengan baik oleh kiper Arsenal Kepa Arrizabalaga.

Setelah fase awal yang cukup seimbang, Manchester City mulai lebih dominan dalam penguasaan bola sejak menit ke-26.

Mereka mencoba mengontrol tempo lewat sirkulasi bola cepat di lini tengah, sembari mencari celah untuk menembus pertahanan Arsenal. 

Upaya Erling Haaland mengirim umpan terobosan kepada Antoine Semenyo masih mampu dipatahkan lini belakang tuan rumah.

City terus menekan melalui sayap. Pada menit ke-28, Semenyo kembali mengirim umpan berbahaya dari tepi kotak penalti yang berujung sepak pojok. Namun, eksekusi Bernardo Silva berhasil disapu bersih oleh pertahanan Arsenal.

Laga semakin keras di lini tengah. Abdukodir Khusanov menerima kartu kuning pada menit ke-32 setelah pelanggaran keras.

Arsenal mencoba merespons serangan Man City lewat bola mati. Tendangan bebas Declan Rice di menit ke-33 belum mampu memberikan ancaman berarti.

Serangan berikutnya melalui umpan datar Gabriel Magalhaes ke arah Viktor Gyokeres juga gagal karena kontrol bola yang kurang sempurna.

Menjelang menit ke-35, City kembali mengancam lewat umpan silang Bernardo Silva ke dalam kotak penalti, tetapi lagi-lagi lini belakang Arsenal tampil disiplin untuk menghalau bahaya. 

Memasuki 10 menit terakhir babak pertama, skor masih 0-0. Dari sisi peluang, Arsenal masih lebih unggul dengan total empat percobaan, tiga di antaranya tepat sasaran, berbanding nol milik Manchester City.

Pada menit ke-37, sepak pojok Bukayo Saka hampir berbuah gol, tetapi sundulan Piero Hincapi justru melambung meski dalam posisi sangat dekat dengan gawang.

Peluang emas hadir pada menit ke-45 ketika umpan silang Antoine Semenyo berhasil menemui Erling Haaland di dalam kotak penalti, namun sundulannya masih melambung di atas mistar.

Sebelumnya, Jeremy Doku juga sempat mencoba peruntungan, tetapi tembakannya diblok pertahanan Arsenal.

Hingga tambahan waktu satu menit berakhir, kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan.

Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-0, dengan Arsenal unggul peluang, sementara Manchester City lebih dominan dalam penguasaan bola dan tekanan di akhir laga.

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.