SURYA.co.id – Veda Ega Pratama menorehkan sejarah baru bagi Indonesia di ajang Moto3 World Championship setelah berhasil meraih podium pada seri Moto3 Brasil 2026, Minggu (22/3) malam waktu Indonesia.
Pebalap muda asal Gunung Kidul, Yogyakarta, tersebut finis di posisi ketiga dan menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium di kelas Moto3.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam karier Veda sekaligus sejarah baru bagi dunia balap motor Indonesia di level kejuaraan dunia.
Memulai balapan dari posisi keempat, Veda sempat mengalami kendala setelah balapan dihentikan sementara akibat red flag karena masalah lintasan.
Situasi tersebut membuat posisinya sempat merosot hingga urutan ketujuh.
Namun setelah balapan dilanjutkan, Veda mampu bangkit, menjaga konsistensi lap, dan kembali bersaing di barisan depan hingga akhirnya mengamankan posisi tiga besar.
Ia mencatat selisih waktu +1,650 detik dari pemenang balapan, Mario Quiles.
Baca juga: Veda Ega Pratama Jadi Orang Indonesia Pertama yang Naik Podium, Finish di Peringkat 3 Moto3 Brasil
Hasil ini terasa semakin spesial karena pada seri debutnya di Thailand, Veda finis di posisi kelima.
Kini, ia membuktikan mampu bersaing dan naik podium di level dunia.
Veda memulai balapan dari posisi keempat hasil kualifikasi. Start kuat ditunjukkan dengan langsung merebut posisi ketiga di tikungan pertama.
Namun, determinasi yang terlalu agresif membuatnya melebar dan turun ke posisi lima. Ia sempat menempel ketat Hakim Danish yang naik ke posisi kedua.
Persaingan ketat di rombongan depan membuat Veda melorot ke posisi sembilan. Balapan semakin dramatis ketika pemimpin lomba David Almansa terjatuh akibat high side pada lap ke-13.
Insiden tersebut memicu red flag pada lap ke-15. Balapan dilanjutkan dengan format sprint lima lap.
Veda harus start dari posisi ke-10. Meski turun satu posisi, ia kembali melakukan start gemilang.
Dalam balapan singkat tersebut, Veda naik ke posisi tujuh. Ia kemudian menyalip Rico Salmela untuk merebut posisi empat.
Pada lap terakhir, ia melakukan manuver berani terhadap Alvaro Carpe. Manuver itu berhasil mengamankan posisi ketiga.
Berikut hasil finis balapan Moto3 Brasil 2026:
Seusai balapan, Veda berterima kasih terhadap hasil positif ini.
Ia juga berterima kasih terhadap masyarakat Indonesia yang sudah mendukungnya sampai kini.
Podium di Brasil ini membuka peluang besar bagi Veda untuk terus bersaing di papan atas klasemen Moto3 musim 2026 dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pembalap muda potensial Indonesia di ajang balap dunia.
Veda Ega Pratama adalah pembalap motor muda Indonesia yang lahir di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 23 November 2008.
Ia dikenal sebagai salah satu talenta balap paling menjanjikan dari Indonesia dan merupakan bagian dari program pembinaan pembalap muda Astra Honda Racing Team.
Sejak usia muda, Veda sudah meniti karier di berbagai ajang balap internasional seperti Asia Talent Cup, Red Bull MotoGP Rookies Cup, hingga FIM JuniorGP.
Dari berbagai kejuaraan tersebut, ia beberapa kali meraih podium dan kemenangan seri, serta mampu bersaing dengan pembalap-pembalap muda dari berbagai negara.
Berkat performanya yang konsisten dan gaya balap yang agresif serta berani duel di lintasan, Veda diproyeksikan untuk menembus kejuaraan dunia Moto3 World Championship sebagai langkah menuju level yang lebih tinggi, yakni MotoGP.
Dengan usia yang masih sangat muda dan prestasi yang terus berkembang, Veda Ega Pratama digadang-gadang menjadi salah satu calon pembalap Indonesia yang berpotensi bersaing di ajang balap motor paling bergengsi di dunia.