Konflik Keluarga dan Kehilangan Kucing Berujung Tragis, 3 Perempuan di India Meninggal Dunia
Eko Sutriyanto March 23, 2026 09:20 AM

TRIBUNNWS.COM, INDIA - Gara-gara kucing, seorang dokter muda, mahasiswi dan seorang perempuan dewasa di India pilih mengakhiri hidupnya sendiri atau bunuh diri dalam sebulan terakhir.

Seorang dokter muda berusia 23 tahun di Alwal, Hyderabad, India, diduga mengakhiri hidupnya setelah mengalami konflik berkepanjangan dengan keluarga terkait kucing peliharaan. 

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, terutama di tengah tekanan emosional yang kerap dianggap sepele.

Korban diketahui bernama T Princy, yang juga dikenal sebagai Shreshtha.

Ia tinggal bersama ibu dan neneknya di kediaman keluarga.

Insiden tragis tersebut terjadi pada Jumat (20/3/2026) malam saat korban berada seorang diri di rumah.

Menurut laporan, Princy mengadopsi seekor kucing beberapa minggu sebelum kejadian.

Namun, kondisi kesehatannya yang sempat terganggu seperti flu dan batuk yang membuat keluarga khawatir. Mereka kemudian meminta agar kucing tersebut tidak lagi dipelihara.

Baca juga: Kematian Seorang Buruh di Pakistan Jadi Sorotan, Keluarga Ragukan Bunuh Diri

Perbedaan pandangan ini memicu pertengkaran yang terjadi berulang kali di dalam keluarga.

Ketegangan tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi psikologis korban.

Pada hari kejadian, ibu dan nenek Princy meninggalkan rumah untuk urusan tertentu.

Namun, saat kembali, mereka menemukan korban dalam kondisi tergantung di kipas langit-langit kamar. Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwenang.

Polisi telah mendaftarkan kasus ini dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Diketahui, Princy baru saja menyelesaikan pendidikan kedokteran (MBBS) dan tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian masuk program pascasarjana—sebuah fase yang juga dikenal penuh tekanan bagi banyak lulusan muda.

Rangkaian Kasus Serupa dalam Waktu Berdekatan

Tragedi ini bukan yang pertama.

Sehari sebelumnya, kasus serupa terjadi di wilayah Meerpet, Hyderabad.

Seorang mahasiswi berusia 20 tahun bernama Himabindu diduga bunuh diri setelah tidak mampu mengatasi kesedihan akibat kematian mendadak kucing peliharaannya.

Peristiwa tersebut terjadi di Koloni Venkatadri, Badagpet.

Dikutip NDTV, Himabindu diketahui memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan hewan peliharaannya. 

Kehilangan tersebut membuatnya mengalami tekanan emosional yang mendalam.

Kasus lain juga pernah terjadi di Distrik Amroha, Uttar Pradesh.

Seorang wanita bernama Pooja (32) ditemukan meninggal dunia setelah tidak sanggup menahan duka akibat kematian kucing kesayangannya.

Baca juga: Momen Santai Prabowo Bersama Didit dan Titiek Soeharto, Kucing Bobby Kertanegara Ikut Nimbrung

Menurut laporan, Pooja mengadopsi kucing tersebut sekitar enam tahun sebelumnya untuk mengatasi rasa kesepian setelah perceraian.

Hewan peliharaan itu menjadi sumber kebahagiaan dalam hidupnya.

Ketika kucing tersebut mati, Pooja mengalami pukulan emosional yang sangat berat.

Ia bahkan sempat menyimpan tubuh hewan tersebut selama dua hari karena berharap kucingnya dapat hidup kembali.

Meski telah disarankan oleh keluarganya untuk segera menguburkan hewan tersebut, ia tidak mampu menerima kenyataan tersebut.

Pada Sabtu malam, sekitar pukul 20.00 waktu setempat, ibunya menemukan Pooja telah meninggal dunia di dalam kamar.

Sorotan pada Kesehatan Mental dan Ikatan Emosional

Rangkaian peristiwa ini menegaskan bahwa ikatan emosional antara manusia dan hewan peliharaan dapat menjadi sangat kuat, bahkan menyerupai hubungan dengan anggota keluarga.

Ketika ikatan tersebut terganggu—baik karena konflik maupun kehilangan—dampaknya bisa sangat besar terhadap kondisi mental seseorang.

Para ahli menekankan pentingnya dukungan keluarga, komunikasi yang sehat, serta akses terhadap layanan kesehatan mental untuk mencegah tragedi serupa.

Kepekaan terhadap kondisi emosional, sekecil apa pun pemicunya, menjadi kunci dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan individu. (IndiaToday/NDTV)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.