- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak warga untuk mematuhi peraturan keselamatan di tengah serangan yang terus berlanjut.
Netanyahu mengatakan bahwa siapa pun yang berada di ruang aman atau tempat terlindungi tidak akan mengalami apa pun.
Ia menegaskan hal itu bukan sekadar pedoman, melainkan perintah Komando Garda Depan, dan seluruh bangsa adalah garda terdepan.
Dilansir dari Viory, ungkapan ini disampaikan Netanyahu saat dirinya berbicara di Dimona, selatan Israel, Minggu (22/3/2026).
"Siapa pun yang berada di ruang aman, siapa pun yang berada di tempat terlindungi, tidak terjadi apa pun pada mereka," katanya. "Saya tidak menyebutnya pedoman Komando Garda Depan. Saya menyebutnya perintah Komando Garda Depan. Seluruh bangsa adalah garda terdepan."
Peristiwa ini terjadi setelah serangan rudal Iran menghantam daerah pemukiman di Arad dan Dimona.
Sebelumnya, media pemerintah Iran dan Garda Revolusi mengklaim rudal mereka menargetkan pusat-pusat strategis.
Serangan ini menargetkan program nuklir Israel di dekat Dimona sebagai balasan atas serangan terhadap fasilitas Natanz.
Agresi ini disebut menandai pertama kalinya pusat penelitian nuklir Israel menjadi sasaran dengan dampak yang diklaim berhasil.