SOSOK Veda Ega Pratama Pebalap Gunung Kidul Indonesia yang Sukses Raih Podium di Moto3 Brasil
faridmukarrom March 23, 2026 09:45 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM - Nama Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan publik setelah tampil impresif di Moto3 Brasil 2026.

Pembalap muda kebanggaan Indonesia itu sukses mengamankan podium ketiga dalam balapan yang berlangsung penuh drama pada Minggu (22/3/2026).

Balapan yang digelar di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, tidak berjalan mudah bagi para pembalap.

 Sejumlah insiden yang terjadi membuat lomba harus dihentikan sementara dengan red flag, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan format restart yang menegangkan.

Memulai balapan dari posisi keempat, Veda Ega sebenarnya berada dalam posisi ideal untuk langsung menekan barisan depan. Namun, kenyataan di lintasan berkata lain.

Start yang kurang bersih membuatnya langsung kehilangan beberapa posisi. Gaya balap agresif yang menjadi ciri khasnya justru membuat Veda beberapa kali melebar dari racing line.

Baca juga: Jadwal Terbaru Liga Champions 8 Besar Live SCTV Real Madrid vs Bayern hingga PSG vs Liverpool

 

Akibatnya, ia harus rela disalip oleh sejumlah rival dan perlahan turun ke posisi enam, tujuh, hingga akhirnya sempat terlempar ke posisi ke-10.

Kehilangan grip di beberapa tikungan juga menjadi faktor yang membuat performanya belum maksimal di awal lomba. Situasi ini membuat Veda harus bekerja ekstra keras hanya untuk tetap bertahan di dalam persaingan.

Drama balapan semakin memuncak ketika beberapa pembalap mengalami crash dalam waktu yang berdekatan. Insiden yang melibatkan Joel Esteban dan Davide Almansa membuat steward akhirnya mengibarkan bendera merah.

Balapan dihentikan pada lap ke-16. Karena belum melewati batas minimal jarak lomba, race kemudian diputuskan untuk dilanjutkan. Namun, durasi balapan dipangkas menjadi hanya lima lap saja, membuat tensi kompetisi meningkat drastis.

Saat restart dilakukan, posisi ditentukan berdasarkan urutan terakhir sebelum red flag, dan Veda Ega harus memulai kembali dari posisi ke-10.

Di sinilah momen kebangkitan Veda Ega dimulai. Berbeda dengan awal balapan, ia tampil jauh lebih tenang, terukur, dan minim kesalahan.

Begitu restart dimulai, Veda langsung tancap gas. Dalam satu lap saja, ia sudah berhasil merangsek ke posisi ketujuh. Performa agresifnya kini dibarengi dengan presisi yang lebih matang.

Satu per satu pembalap berhasil dilewatinya. Nama-nama seperti Alvaro Carpe, Guido Pini, hingga Valentin Perrone tak mampu menahan laju pembalap 17 tahun tersebut.

Memasuki lap terakhir, Veda sudah berada di posisi ketiga. Meski mendapat tekanan dari pembalap di belakangnya, ia tetap mampu menjaga konsentrasi hingga garis finis. Podium ketiga pun sukses diamankan sebuah hasil yang terasa seperti kemenangan setelah perjuangan berat sepanjang balapan.

Hasil podium di Brasil memberikan tambahan 16 poin bagi Veda Ega Pratama. Kini, ia telah mengoleksi total 30 poin dan naik ke posisi kedua klasemen sementara Moto3 2026.

Capaian ini tentu menjadi sinyal kuat bahwa Veda bukan sekadar peserta, melainkan penantang serius dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.

Lantas siapakah sosok Veda Ega? 

Veda Ega Pratama lahir di Gunungkidul, Yogyakarta, pada 23 November 2008.

Bakatnya di dunia balap sudah terlihat sejak usia dini, bahkan ia mulai mengendarai motor balap sejak masih anak-anak.

Terinspirasi dari sang ayah yang merupakan mantan pembalap nasional, Veda tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan dunia motorsport. Kariernya pun berkembang pesat setelah bergabung dengan program pembinaan Astra Honda.

Namanya mulai mencuri perhatian saat menjuarai Asia Talent Cup 2023 sebuah pencapaian bersejarah karena ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar tersebut.

Langkahnya semakin mantap ketika tampil di ajang Red Bull Rookies Cup.

Pada musim 2025, ia bahkan mencatatkan prestasi luar biasa dengan menyapu dua kemenangan di Mugello, Italia.

Sejak menapaki level internasional, Veda dikenal sebagai pembalap yang cepat beradaptasi dan memiliki mental bertarung tinggi.

Ia tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga kecerdasan dalam membaca situasi balapan.

Dari ajang nasional hingga Asia, lalu ke panggung dunia, perjalanan Veda menunjukkan progres yang konsisten.

Kini, dengan hasil podium di Moto3 Brasil 2026, ia semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki Indonesia.

Prestasi Veda Ega 

Statistik prestasi Veda Ega Pratama:

2016: National Motocross 50cc - Top 4
2017: National Motocross 65cc - Top 15
2018: Honda Dream Cup (Honda Sonic 150R) - Pemenang
2018: MotoPrix (Honda Sonic 150R) - Pemenang
2018: MotoPrix (MP6 Honda Blade 125) - Top 15
2019: Astra Honda Racing School (Honda NSF 100) - Juara
2019: Honda Dream Cup (Honda Sonic 150R rookie class) - Pemenang
2019: One Prix (Honda Sonic 150R beginner class) - Pemenang
2021: One Prix (Honda Supra GTR150) - Top 10
2021: Asia Talent Cup (Honda) - Peringkat 17 (hanya ikut 2 seri)
2022: Asia Talent Cup (Honda) - Peringkat 3
2023: Asia Talent Cup (Honda) - Juara
2023: Asia Road Racing Championship AP250 (Honda) - Peringkat 3
2024: Asia Road Racing Championship SS600 (Honda) - Peringkat 6
2024: Red Bull Rookies Cup (KTM) - Peringkat 8
2025: JuniorGP (Honda) - Belum terklasifikasi
2025: Red Bull Rookies Cup (KTM) - Peringkat 3 (sampai Seri Italia)


Hasil Lengkap Moto3 Brasil 2026

  1. Maximo Quiles
  2. Marco Morelli
  3. Veda Ega Pratama
  4. Alvaro Carpe
  5. Guido Pini
  6. Rico Salmela
  7. Valentin Perrone
  8. Adrian Fernandez
  9. Casey O'Gorman
  10. Hakim Danish
  11. Brian Uriarte
  12. Joel Kelso
  13. Adrian Cruces
  14. Ryusei Yamanaka
  15. Eddie O'Shea

(tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.