TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Objek wisata alam permandian Kali Biru di Desa Battetangga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), ramai pengunjung pada libur Lebaran Idulfitri, Senin (23/3/2026).
Pengunjung datang untuk berlibur menikmati permandian alam, aliran sungai Kali Biru, dan kolam renang.
Lokasinya mudah dijangkau, berjarak sekitar lima kilometer (km) dari jalan poros Polman–Pinrang.
Baca juga: Kerajaan Balanipa Sambangi Gubernur Sulbar SDK di Momen Idulfitri 1447 H, Sampaikan Aspirasi
Baca juga: Gempa Bumi Terkini Sulawesi Senin 23 Maret 2026: BMKG Catat 9 Kali Getaran
Saat tiba di Desa Battetangga, pengunjung dapat menemukan papan penunjuk jalan di pinggir jalan.
Sepanjang perjalanan, pengunjung disuguhi pemandangan alam dengan pepohonan rimbun yang memberikan suasana sejuk.
Terdapat enam kolam renang berjejer dengan ukuran dan kedalaman berbeda.
Selain itu, terdapat aliran sungai yang dipenuhi bebatuan bagi pengunjung yang menyukai permandian alami.
Objek wisata ini cocok untuk liburan bersama keluarga, termasuk kegiatan bakar ikan dan aktivitas lainnya.
Panorama alam dengan sungai air jernih dan bebatuan menjadi daya tarik tersendiri.
Biaya retribusi masuk kawasan wisata sebesar Rp5 ribu per orang.
Pengunjung datang dari berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan hingga luar Pulau Sulawesi.
Salah seorang pengunjung, Ardiansyah, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk berlibur.
Ia membawa bekal makanan sisa Lebaran untuk dinikmati bersama di pinggir sungai.
Menurutnya, selain tempatnya yang bagus, lokasi wisata ini cukup terkenal di Polman.
“Saya dari Pinrang, datang bersama keluarga, sengaja datang ke sini karena lokasi wisatanya luas dan juga terdapat aliran sungai,” kata Ardiansyah.
Ia mengatakan setiap libur Lebaran sering berkunjung ke tempat wisata bersama keluarga.
“Kami sering berwisata setelah Lebaran, kadang di Pinrang, Sidrap, dan Polman. Paling suka di Polman,” sambungnya.
Menurutnya, Kali Biru menjadi favorit karena perpaduan kolam renang dan sungai alami.
Pepohonan yang rimbun juga membuat pengunjung tidak kepanasan.
Pemilik wisata Kali Biru, Wahida, mengatakan jumlah pengunjung meningkat signifikan selama libur Lebaran.
“Alhamdulillah peningkatan pengunjung hari ini mencapai dua kali lipat dibanding hari biasa. Hari ini sekitar ribuan orang,” ungkapnya.
Ia menyebutkan akses menuju lokasi sempat mengalami kemacetan akibat lonjakan pengunjung.
Petugas dari Polres Polman turut mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan kendaraan.
Wahida memprediksi jumlah pengunjung masih akan meningkat dalam dua hari ke depan.
Ia juga menyebut omzet dari penjualan tiket masuk bisa mencapai Rp20 juta per hari.
Jika ditambah pendapatan lain, totalnya bisa mencapai sekitar Rp40 juta per hari saat libur Lebaran.
Fasilitas di lokasi wisata dinilai cukup lengkap.
Tersedia kamar ganti, musala, penjual makanan dan minuman, serta aula pertemuan.
Terdapat pula penyewaan ban pelampung untuk anak-anak.
Gazebo dengan kapasitas berbeda juga tersedia, dengan harga sewa mulai Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.
Bangunan gazebo, aula, dan kios dicat warna-warni yang didominasi warna biru.
Saat memasuki kawasan wisata, pengunjung akan disuguhi nuansa warna biru.
Wahida menyebut nama Kali Biru diambil dari nama kampung setempat yang dahulu dikenal sebagai Kampung Biru.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli