Motor Oleng Hantam Pohon Jam Tiga Pagi, Wanita Muda Tewas
M Syofri Kurniawan March 23, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNJATENG.COM, DENPASAR – Sepeda motor Honda Vario menghantam pohon perindang di pinggir jalan.

Pengendaranya, wanita muda berinisial EPL (23) asal Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas.

Kecelakaan tunggal ini terjadi tepat di depan Kantor Dinas Pertanian Kota Denpasar, Jalan Raya Sesetan KM 8, Denpasar sekitar pukul 03.00 WITA, pada Minggu 22 Maret 2026.

Baca juga: Mobil Remuk di Dasar Jurang, Nyawa Pengemudi Mabuk Melayang

Baca juga: Kecelakaan di Brebes: Mobil Patroli Polisi Tarik Bodi Elf Ringsek Selamatkan Pemudik Terjepit

Korban tidak mampu mengendalikan kendaraannya saat melintas di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo, menjelaskan, kecelakaan bermula ketika korban yang mengendarai motor Honda Vario dengan nomor polisi DK-5261-FAS melaju dari arah timur menuju ke arah barat.

"Setibanya di tempat kejadian, pengendara motor tersebut kehilangan kendali dan oleng ke arah kiri," ujar Kompol Yusuf kepada Tribun Bali

"Motor kemudian menabrak dengan keras pohon perindang yang berada di bahu jalan sisi selatan," imbuhnya.

Benturan keras tersebut mengakibatkan luka yang sangat fatal pada tubuh korban. 

Berdasarkan data kepolisian dan tim medis, EPL mengalami patah tulang rahang, serta pendarahan hebat dari hidung dan telinga kanan. 

Selain itu, terdapat bengkak yang cukup parah pada area pipi kanan dan kiri akibat benturan langsung dengan objek keras.

Petugas dari BPBD Kota Denpasar yang menerima laporan pada pukul 03.40 WITA, segera mengerahkan ambulans dari Pos Juanda ke lokasi.

Saat petugas tiba, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. 

Upaya evakuasi segera dilakukan menuju ruang IGD RS Prof. Dr. IGNG Ngurah Denpasar (RSUP Sanglah) demi mendapatkan pertolongan medis darurat.

"Korban sempat dilarikan ke RS Prof. Ngoerah, namun setelah sampai di IGD, tim medis menyatakan korban sudah meninggal dunia atau Kode 810," papar Kompol Yusuf.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian Resor Kota Denpasar telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan milik korban sebagai barang bukti. 

Kasus ini murni merupakan kecelakaan tunggal akibat kurangnya kendali pengendara saat melaju di jam-jam rawan. (*) 

 

Baca juga: Tabrakan dengan Truk saat Keliling Silaturahmi, Suwito Tewas dan Komsiatun Luka Berat

Baca juga: Tragis! Sekeluarga Tewas Kecelakaan di Tol Tegal, Tinggal Hitungan Kilometer dari Tujuan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.