Jepang dan Negara-negara yang Kunjungan Turisnya Meroket Tinggi
GH News March 23, 2026 12:08 PM
Tokyo -

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan pengukuran peningkatan turis pada semua negara yang terdaftar setiap tahun. Di Asia pemenangnya adalah Jepang.

Diterbitkan oleh UN Tourism, edisi pertama tahun 2026 mengungkapkan bahwa Jepang mengalami pertumbuhan kedatangan wisatawan internasional dua digit, naik 17 persen pada bulan-bulan hingga November tahun lalu dibandingkan dengan tahun 2024, seperti dikutip dari pada Senin (23/3/2026).

Destinasi lain yang mengalami peningkatan popularitas adalah Brasil, yang naik 37 persen di sepanjang tahun. Kemudian ada Mesir yang naik 20 persen.

Brasil telah menjadi destinasi populer berkat festival dan konsernya. Tiap bulan Februari, negara ini mengadakan karnaval menarik banyak pengunjung setiap tahunnya.

Rio de Janeiro menjadi Ibu Kota Buku Dunia UNESCO pada tahun 2025. Dilanjutkan dengan konser gratis Lady Gaga di pantai Copacabana yang tak diragukan lagi menarik banyak pengunjung internasional.

Sementara Mesir mengadakan pembukaan awal Museum Mesir Agung pada Oktober 2024 dengan peresmian yang pada November 2025. Ini membuat Mesir cukup kuat sebagai destinasi global.

Di Eropa, destinasi yang menunjukkan pertumbuhan terbesar dalam kedatangan internasional adalah Islandia dengan peningkatan 29 persen.

Matahari mencapai puncaknya pada akhir tahun 2024, di mana peningkatan aktivitas Aurora Borealis terjadi sepanjang tahun. Fenomena ini membuat banyak orang memesan perjalanan ke destinasi tersebut.

Dengan gerhana matahari total yang akan membuat sebagian wilayah negara itu gelap gulita hingga dua menit pada bulan Agustus, PBB memperkirakan laporan tahun depan juga akan menunjukkan pertumbuhan.

Destinasi lain yang sedang tren adalah Maroko, dengan peningkatan 14 persen dalam kedatangan internasional, dan Seychelles, dengan peningkatan 13 persen.

Negara-negara yang melaporkan data hingga November yang menunjukkan pertumbuhan antara lain Bhutan dengan peningkatan 30 persen, Guyana yang naik 24 persen, dan Afrika Selatan yang naik 19 persen.

Secara keseluruhan, diperkirakan 1,52 miliar wisatawan internasional tercatat pada tahun 2025, dengan tujuan utama Eropa yang mencatat 793 juta pengunjung.

Laporan tersebut mencatat bahwa permintaan perjalanan tetap solid pada tahun 2025 meskipun terjadi inflasi dalam layanan pariwisata dan tantangan geopolitik, namun sedikit melemah menjelang akhir tahun.

Bonauli
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.