Laporan wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Memasuki H+2 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, arus lalu lintas di wilayah Babat, Kabupaten Lamongan, terpantau mengalami peningkatan signifikan.
Kondisi tersebut dipicu tingginya aktivitas mudik lokal yang mendominasi pergerakan kendaraan, khususnya di kawasan Simpang Tugu Wingko Pasar Babat, Senin (23/3/2026).
Bertepatan dengab hari ke 11 Operasi Ketupat Semeru 2026 ini, menurut Kapolsek Babat, Chakim Amrullah, lonjakan volume kendaraan terjadi karena posisi Babat yang menjadi titik pertemuan arus lalu lintas dari berbagai daerah.
“Babat ini kan simpul pertemuan arus dari arah Bojonegoro di barat, Jombang di selatan, serta Surabaya di timur. Sehingga saat mudik lokal meningkat, kendaraan otomatis menumpuk di satu titik,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Baca juga: Pulang Mudik, Fara Noni Belanda Banting Tulang Cari Nafkah Lagi Meski Ngantuk dan Capek
Disebutkan, kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat. Yang menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan silaturahmi antarwilayah.
Menurutnya, arus lalu lintas mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Didominasi kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil, yang digunakan masyarakat untuk bersilaturahmi, baik dari arah timur ke barat, barat ke timur, maupun dari selatan ke utara dan sebaliknya.
Kepadatan arus lalu lintas pun tak terhindarkan, terutama di kawasan Simpang Tugu Wingko yang menjadi titik temu kendaraan dari berbagai penjuru.
Untuk mengantisipasi kemacetan, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Lamongan serta menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi para pengendara.
"Pengguna jalan yang hendak menghindari kepadatan di kawasan Pasar Babat dapat memanfaatkan jalur alternatif melalui Jalan Gotong Royong dari Simpang Tiga Mira, " katanya.
Dari jalur tersebut, pengendara bisa melanjutkan perjalanan menuju Desa Karangkembang dan Desa Gajah di Kecamatan Baureno untuk menuju wilayah Bojonegoro.
Sementara itu, bagi pengendara yang hendak menuju Jombang, disarankan mengambil jalur ke arah selatan melalui wilayah Ngimbang.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan selama arus Lebaran berlangsung.
Sejumlah warga dan pemudik mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang sigap mengatur arus lalu lintas di kawasan Simpang Tugu Wingko Babat.
Mereka menilai kehadiran petugas di lapangan sangat membantu dalam mengurai kepadatan kendaraan, terutama di titik pertemuan arus dari berbagai arah tersebut.
“Alhamdulillah sekarang lebih lancar, tadi sempat padat, tapi setelah diatur polisi jadi cepat terurai. Kami jadi lebih nyaman melintas,” ujar Imam, salah satu pemudik.
Menurut warga, pengaturan lalu lintas yang dilakukan secara aktif oleh petugas membuat arus kendaraan tetap bergerak meski volume kendaraan meningkat akibat mudik lokal.
Dengan kondisi tersebut, para pemudik merasa lebih leluasa dan aman saat melintasi kawasan Babat, sehingga perjalanan menuju kampung halaman maupun kembali ke tempat asal dapat berjalan lebih lancar.