Tekan Harga Sembako, Pemkab Beltim Dorong Aktivasi Pelabuhan Manggar untuk Jalur Logistik
Asmadi Pandapotan Siregar March 23, 2026 12:20 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Pemerintah Kabupaten Belitung Timur ( Pemkab Beltim ), tengah merumuskan langkah strategis untuk memutus rantai logistik panjang di Pasar Manggar, Senin (23/3/2026). Upaya ini dilakukan guna menekan harga kebutuhan pokok yang selama ini cenderung lebih tinggi dibandingkan wilayah lain.

Langkah tersebut menjadi pembahasan lanjutan usai inspeksi mendadak (sidak) pasar bersama Bupati Belitung Timur pada 15 Maret 2026 lalu.  Pemerintah menyadari bahwa pembenahan juga harus diikuti akar persoalan logistik yang baik pula.

Kepala Dinas Perindsutrian dan Perdagangan Belitung Timur, Harli Agusta mengatakan, posisi Pasar Manggar saat ini merupakan titik terjauh untuk pengiriman barang dagangan. Kondisi tersebut mengakibatkan ongkos kirim yang tinggi sebelum bahan pokok sampai ke tangan pembeli.

"Pasar Manggar menjadi titik terjauh untuk pengiriman barang saat ini. Inilah yang menyebabkan harga-harganya mungkin agak lebih tinggi daripada tempat lain," ujarnya.

Satu di antara cara utama yang digunakan pemerintah adalah mengaktifkan kembali Pelabuhan Manggar untuk operasional kapal-kapal dagang. Dengan begitu pasokan barang dari luar daerah bisa langsung masuk tanpa harus menempuh jalur darat yang panjang.

"Jika aksesibilitas seperti Pelabuhan Manggar diaktifkan, barang bisa langsung datang dari sumbernya. Pasar akan jauh lebih ramai kalau akses ini dibuka," ucap Harli.

Harli mengatakan harga di pasar bisa ditekan secara alami jika jalur distribusi diperpendek. Hal ini merupakan bagian dari visi memastikan ketersediaan stok yang aman sekaligus terjangkau bagi warga.

Harli juga menjelaskan rencana penataan internal pasar, termasuk pemanfaatan Lantai 2 agar lebih produktif. Harli menjelaskan manajemen pasar yang baik harus didukung oleh akses logistik yang mumpuni agar tidak membebani pedagang.

Pemkab berencana menetapkan regulasi utama untuk mendukung program pengefektifan pasar ini segera setelah masa Lebaran 2026 usai. Dialog dengan para pedagang dan stakeholder terkait akan terus dilakukan secara intens.

Melalui kombinasi perbaikan manajemen retribusi, penataan lapak, hingga pembukaan akses pelabuhan Pemkab berharap kondisi ekonomi di Manggar kembali pulih. Harli mengatakan bahwa ia ingin Pasar Manggar menjadi pusat perbelanjaan yang nyaman dan ramah bagi kantong masyarakat.

"Kami ingin masyarakat nyaman belanja dan ekonomi kita pulih. Kalau pelabuhan terbuka kembali, saya rasa Pasar Manggar akan menjadi jauh lebih hebat pengaturannya," ucap Harli. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.