TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Aktivitas penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk mulai menunjukkan peningkatan satu hari setelah Hari Raya Idul Fitri (HH), Minggu 22 Maret 2026.
Meskipun turun dibandingkan periode sama tahun lalu, jumlahnya cukup tinggi yakni 26.424 orang. Kendaraan yang mendominasi adalah roda dua, roda empat dan juga truk. Sementara jumlah bus masuk Bali menurun dibandingkan tahun lalu.
Disisi lain, jumlah orang meninggalkan Bali via Pelabuhan Gilimanuk justru meningkat 9,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Diprediksi arus balik Lebaran bakal terjadi lonjakan pada periode 25-27 Maret mendatang.
Baca juga: Perda Terbit, Pemanfaatan Jaringan Kabel Bawah di Sanur Denpasar Bali Tunggu Perwali Penetapan Tarif
Menurut data yang berhasil diperoleh, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada HH mencapai 26.424 orang dengan total layanan 162 trip dari Pelabuhan Ketapang. Jumlah tersebut turun 5,8 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 28.054 orang
Kemudian realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang dari Ketapang menuju Gilimanuk pada HH mencapai 3.713 unit atau naik 37,3 % dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 2.704 unit. Kendaraan roda empat mencapai 3.320 unit atau turun 19,2 % dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.107 unit.
Baca juga: Gede Eri Tewas Setelah Mobil Terjun ke Jurang di Karangasem, Balita ini Jadi Anak Yatim
Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 288 unit atau naik 64,6 % dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 175 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 219 unit atau turun 11,3 % dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 247 unit.
Total seluruh kendaraan tercatat 7.540 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada HH atau naik 4,2 % dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 7.233 unit.
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali dari Pelabuhan Ketapang mulai dari H-10 sampai HH tercatat 246.892 orang atau turun 1,8 % dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 251.520 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 51.514 unit atau turun 0,7 % dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 51.888 unit.
Sementara itu, total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk mulai dari H-10 sampai HH tercatat 541.215 orang atau naik 5,1 % dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 515.112 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 172.689 unit atau naik 6 % dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 162.839 unit.
"Pada periode HH atau satu hari setelah Hari Raya Idul Fitri 2026 ini, jumlah orang menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu," ungkap Manager Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Felfian dalam keterangan tertulisnya, Senin 23 Maret 2026.
Terpisah, Manager Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah menyebutkan, pergerakan arus balik mudik tahun 2026 masih belum terlihat. Meskipun, sehari setelah hari raya, aktivitas di pintu masuk Bali memang mengalami peningkatan jika dibandingkan sebelumnya.
"Memang ada peningkatan (arus balik) namun belum begitu signifikan," jelasnya.
Didi menyebutkan, pergerakan arus balik mudik 2026 dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk diprediksi mulai tanggal 25-27 Maret mendatang. Pada waktu tersebut kemungkinan aktivitas orang masuk Bali bakal cukup tinggi atau masih mencapai puluhan ribu orang.
"Selain itu mungkin akhir pekan ini diprediksi tinggi juga. Mengingat bakal mulai masuk sekolah lagi," sebutnya.