Jadwal Pencairan Bansos Bulan Maret 2026, Ada PKH hingga BPNT, Cek di Sini
Vigestha Repit Dwi Yarda March 23, 2026 01:03 PM

BANGKAPOS.COM -- Penyaluran bantuan sosial (bansos) pada Maret 2026 memasuki fase penentuan akhir, terutama untuk program reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan pada awal tahun, bulan ini menjadi kesempatan terakhir di tahap pertama pencairan.

Pemerintah juga menambah bantuan berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter untuk meringankan kebutuhan menjelang Lebaran.

Namun, tidak semua warga otomatis mendapatkan bansos.

Penyaluran kini sepenuhnya mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang menjadi basis baru pengganti DTKS. Artinya, hanya masyarakat yang masuk dalam kelompok desil rendah dan terdaftar di DTSEN yang berhak menerima bantuan.

Karena itu, penting bagi masyarakat memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sudah terdaftar dalam sistem tersebut. Tanpa data yang valid, peluang menerima bansos bisa terlewat, meski secara kondisi ekonomi memenuhi syarat.

 
Cara Cek Penerima Bansos Maret 2026

Ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengetahui status penerimaan bansos:

1. Melalui Website Resmi Kemensos
Akses: https://cekbansos.kemensos.go.id
Pilih wilayah (provinsi hingga desa/kelurahan)
Masukkan nama sesuai KTP
Isi kode captcha
Klik “Cari Data”
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan jenis bantuan dan jadwal pencairannya.

 
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Unduh aplikasi “Cek Bansos”
Login atau daftar akun
Pilih menu “Cek Bansos”
Masukkan data sesuai KTP
Lakukan verifikasi lalu klik “Cari Data”
Hasilnya akan menampilkan identitas penerima, jenis bantuan, hingga status pencairan.

 
3. Cek Bantuan Pendidikan (PIP)
Kunjungi: https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1
Masukkan NISN dan NIK
Jawab soal verifikasi
Klik “Cek Penerima PIP”
Status penerima akan muncul secara otomatis.

 
Daftar Bansos yang Cair Maret 2026
1. PKH (Program Keluarga Harapan)
PKH disalurkan dalam empat tahap setiap tahun, dan Maret menjadi penutup tahap pertama. Warga yang belum menerima di Januari–Februari masih berpeluang mendapatkannya di bulan ini.

Besaran bantuan:

Ibu hamil/nifas: Rp750.000/tahap
Anak usia dini: Rp750.000/tahap
SD: Rp225.000/tahap
SMP: Rp375.000/tahap
SMA: Rp500.000/tahap
Disabilitas berat: Rp600.000/tahap
Lansia: Rp600.000/tahap
Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000/tahap
 
2. BPNT
Bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan, biasanya dicairkan bersamaan dengan PKH.

 
3. Bantuan Beras & Minyak Goreng
Program tambahan ini menyasar 33,2 juta masyarakat dari desil I–IV DTSEN.

Untuk distribusi dua bulan:

Beras: 664,8 ribu ton
Minyak goreng: 132,9 ribu kiloliter
Total anggaran mencapai Rp11,92 triliun.

 
4. PBI JK
Pemerintah menanggung iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp42.000 per bulan bagi masyarakat kurang mampu.

 
5. PIP (Program Indonesia Pintar)
Masuk bulan kedua pencairan tahap pertama (Februari–April).

Rincian bantuan:

SD:

Rp450.000/tahun
Rp225.000 (siswa baru/kelas akhir)
SMP:

Rp750.000/tahun
Rp375.000 (siswa baru/kelas akhir)
SMA/SMK:

Rp1.800.000/tahun
Rp500.000–Rp900.000 (siswa baru/kelas akhir)
 
Dengan berbagai bantuan yang sedang disalurkan, masyarakat diimbau segera mengecek statusnya agar tidak ketinggalan hak, terutama menjelang kebutuhan meningkat di momen Lebaran.
 
 
 (Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.