Prakiraan Cuaca Riau 7 Hari ke Depan, Awal Minggu Ini curah Hujan di Riau Relatif Rendah
Firmauli Sihaloho March 23, 2026 01:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dalam satu minggu terakhir ini, jaringan pengamatan BMKG Pekanbaru mencatat masih terjadi hujan di beberapa wilayah Provinsi Riau.

Pada awal hingga pertengahan minggu masih terpantau hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, sedangkan hujan dengan intensitas lebat terpantau terjadi pada tanggal 19-20 Maret 2026.

Disampaikan Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna, dalam satu minggu ke depan, Senin hingga Minggu (23-29/3/2026) terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hampir di seluruh wilayah Provinsi Riau, khususnya pada akhir minggu ini.

Namun untuk curah hujan ini diperkirakan berkurang pada awal hingga pertengahan minggu.

Dijelaskan Yasir, Gelombang Ekuatorial Kelvin diperkirakan akan aktif di wilayah Provinsi Riau, khususnya pada tanggal 27-29 Maret 2026, sehingga kondisi ini mendukung proses pembentukan awan hujan di wilayah Riau.

Selanjutnya untuk outgoing longwave radiation atau OLR, yaitu radiasi balik dari bumi ke atmosfer diperkirakan akan bernilai positif sepanjang minggu ini, di mana nilai OLR yang positif menandakan sedikitnya tutupan awan sehingga menurunkan potensi pertumbuhan awan hujan.

Kemudian ditinjau dari pola angin, diperkirakan akan terdapat daerah belokan angin dan pertemuan angin atau konvergensi di wilayah Provinsi Riau, sehingga kondisi ini mendukung proses pembentukan awan hujan.

Baca juga: Mudik Lebaran 2026 Meningkat 14 Persen dari 2025 di Tol Kampar, Berikut Rinciannya

Baca juga: Hotspot Meningkat dan Firespot Belum Padam, BPBD Pelalawan Surati BNPB Minta OMC di Titik Karhutla

Selanjutnya suhu udara yang dirasakan seminggu ke depan diperkirakan berkisar antara 23-34 derajat celsius dengan kelembaban udara berkisar antara 50-100 persen.

Untuk arah angin seminggu ke depan diperkirakan bertiup dari arah barat laut hingga timur dengan kecepat 10-30 Km/jam.

"Curah hujan di wilayah Provinsi Riau diperkirakan cenderung relatif rendah, terutama pada awal minggu, karena itu, mari kita tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan dari segala aktivitas yang berisiko menimbulkan api, terutama di area yang mudah terbakar," tambah Yasir.

(Tribunpekanbaru.com/Theo Rizky)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.