Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Pasca insiden keributan antara dua kelompok warga di Kecamatan Mataram, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram bersama Polsek Mataram menyiagakan satu peleton personel untuk mengantisipasi aksi susulan.
Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 30 personel dari Polresta Mataram ditambah anggota Polsek yang disiagakan di markas komando Polsek Mataram.
"Ada kita siagakan untuk mengantisipasi susulan," kata Mulyadi kepada TribunLombok.com, Senin (23/3/2026).
Mulyadi juga sudah melakukan patroli dengan cara turun ke lingkungan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat, untuk menghimbau masyarakat menahan diri dan tidak terprovokasi.
"Kita melakukan himbauan kepada masyarakat untuk menahan diri, mohon untuk saling memanfaatkan dan rendah diri," ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk mengantisipasi orang luar yang datang untuk memprovokasi, sehingga tidak terjadi kerusuhan susulan lagi. Sampai saat ini kata Mulyadi, kondisi aman dan kondusif.
Akibat insiden ini tersebut delapan orang sudah diamankan dan ditangani Polresta Mataram, korban inisial D juga sudah dilakukan visum imbas peristiwa pengeroyokan tersebut.
"Kita sudah melakukan upaya mediasi namun korban menolak berdamai dan tetap melanjutkan proses hukum," kata Mulyadi.
Baca juga: Pasca Kesalapahaman Berujung Ricuh di Mataram, Polisi Amankan 6 Orang
Tidak hanya korban jiwa akibat kerusuhan tersebut, sejumlah kios yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) dirusak oleh warga. Ini akibat informasi sepihak yang menyulut amarah warga.