Sebagai salah satu persiapan peringatan 100 tahun Jam Gadang, saya sudah bertemu dengan Duta Besar Jerman, Inggris dan Belanda
Kota Bukittinggi (ANTARA) - Wali Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Ramlan Nurmatias akan menemui tiga duta besar (dubes) yakni Jerman, Belanda, dan Inggris, pada 30 Maret menjelang peringatan satu abad Jam Gadang pada Juni 2026.
"Sebagai salah satu persiapan peringatan 100 tahun Jam Gadang, saya sudah bertemu dengan Duta Besar Jerman, Inggris, dan Belanda," kata Ramlan Nurmatias di Kota Bukittinggi, Senin.
Ramlan menjelaskan pertemuan dengan tiga dubes itu untuk mencari tahu kaitan dan sejarah pembangunan Jam Gadang yang dilakukan tahun 1926 atau saat masa pemerintahan Hindia Belanda.
Pendalaman informasi kepada Dubes Belanda karena pada masa Pemerintahan Hindia Belanda bangunan setinggi 27 meter itu dibangun. Kemudian pertemuan dengan Dubes Jerman sekaitan dengan tempat mesin Jam Gadang dibuat langsung yakni di Jerman. Sementara pertemuan dengan Dubes Inggris karena di dunia jam serupa hanya ada dua yakni Big Ben di Inggris dan Jam Gadang di Bukittinggi, Indonesia.
Menurut Ramlan, penggalian sejarah tentang Jam Gadang sangat penting agar perjalanan bangsa Indonesia tidak terlupakan, terutama oleh generasi saat ini. Apalagi Kota Bukittinggi sarat dengan sejarah berdirinya Indonesia.
Ramlan juga menyinggung bagaimana peran kota kelahiran Bung Hatta itu menjadi napas penyambung Indonesia ketika ditunjuk sebagai Ibu Kota Negara. Sejarah ini berkaitan langsung dengan peristiwa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi di bawah kepemimpinan Syafruddin Prawiranegara.
Terakhir, dalam rangkaian 100 tahun Jam Gadang, pemerintah daerah ingin mengetahui lebih jauh alasan Ratu Belanda kala itu yakni Wilhelmina yang menghadiahi mesin Jam Gadang hingga kini menjadi ikon sejarah.
Dalam agendanya Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi akan menggelar delapan agenda utama peringatan 100 tahun Jam Gadang.
Delapan agenda itu yakni Jam Gadang Cultural Night, seminar internasional diplomasi Bukittinggi-Amsterdam, seminar nasional Bukittinggi Kota Perjuangan, lomba fotografi, pameran 100 foto Jam Gadang, seminar internasional arsitektur dan mesin Jam Gadang, Pekan Cinema Bukittinggi, Lomba menulis dan baca puisi 100 tahun Jam Gadang tingkat pelajar se-Indonesia, serta sarapan pagi gratis.







