TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Wakil Walikota Balikpapan Idulfitri 1447 H menjadi momentum penting untuk memperkuat ketakwaan, kepedulian sosial, dan pembangunan kota yang harmonis serta berkelanjutan.
Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat ketakwaan, kepedulian sosial, serta semangat membangun kota yang harmonis dan berkelanjutan.
Bagus Susetyo menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadan agar tetap hidup dalam keseharian. Menurutnya, ibadah yang telah dijalani selama sebulan penuh harus menjadi pijakan untuk terus istiqamah di bulan-bulan berikutnya.
“Ramadan boleh berlalu, tetapi semangatnya jangan ikut pergi. Kita harus menjaga konsistensi dalam berbuat baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mempererat ukhuwah, baik antar sesama umat Muslim maupun lintas umat beragama. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah, kata dia, menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang nyaman dan inklusif bagi semua.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Bukit Siguntang Maret-April 2026, Cek Waktu Tiba dan Berangkat dari Balikpapan
Kepedulian Sosial dan Zakat
Dalam kesempatan tersebut, Bagus Susetyo turut mengapresiasi masyarakat yang telah mengisi Ramadan dengan berbagai kegiatan sosial, seperti berbagi kepada sesama. Ia berharap semangat kepedulian tersebut terus tumbuh dan meluas di tengah masyarakat.
Berdasarkan data pemerintah, realisasi zakat di Balikpapan pada 2025 mencapai Rp8,93 miliar dari target Rp12,98 miliar. Sementara untuk 2026, target pengumpulan zakat ditingkatkan menjadi Rp15 miliar.
Peningkatan target ini diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah dinamika ekonomi.
Program Pembangunan Kota
Selain itu, Bagus juga memaparkan sejumlah program pembangunan strategis yang tengah dan akan dijalankan pemerintah kota. Di antaranya revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur sebagai pusat UMKM, peningkatan distribusi air bersih, serta penguatan infrastruktur penunjang kota.
Pemerintah juga memberi perhatian pada aspek energi, termasuk menjaga keamanan operasional Kilang Pertamina Balikpapan sebagai bagian penting penopang energi nasional.
Baca juga: Lonjakan Pengunjung Pantai Manggar Balikpapan Capai 5.227 Orang di Libur Lebaran 2026
Di sektor transportasi, kajian pengembangan moda modern seperti Bus Rapid Transit (BRT) terus dilakukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Upaya lainnya mencakup penguatan sistem drainase guna mengurangi risiko banjir, revitalisasi ruang publik, serta penyesuaian kebijakan fiskal dalam APBD 2026.
Ajakan Hidup Bijak
Tak hanya pembangunan fisik, masyarakat juga diingatkan untuk merayakan Idulfitri secara bijak. Warga diajak menghindari pemborosan, berbelanja sesuai kebutuhan, serta mengelola sampah dengan baik demi menjaga lingkungan.
“Ambil makanan secukupnya, habiskan, dan kelola sampah dengan baik. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama,” pesannya.
Bagus juga menyampaikan atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Balikpapan menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah serta memohon maaf lahir dan batin.
Sementara itu, dalam ceramah agama, penceramah Slyech Fikri Troriq mengingatkan bahwa keberuntungan sejati tidak diukur dari harta atau jabatan, melainkan dari keberkahan hidup yang diraih melalui ketakwaan.
Baca juga: Wanita Asal Balikpapan Beri Tips Anti Boros Saat THR Cair, Mulai dari Prioritas hingga Menabung
Wakil Walikota juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama, terutama berbakti kepada orang tua sebagai kunci meraih ridha Allah.
Perayaan Idulfitri di Balikpapan tahun ini pun menjadi refleksi bersama bahwa kemenangan sejati bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga menjaga nilai-nilai kebaikan agar terus hidup dalam kehidupan sehari-hari. (dha/ADV Diskominfo Balikpapan)