Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Memasuki hari ketiga masa libur Lebaran, jalur menuju kawasan wisata Pantai Pangandaran dipadati arus kendaraan dalam skala besar hingga menimbulkan kemacetan panjang.
Kepadatan lalu lintas tersebut bahkan mulai terasa sejak sekitar pukul 11.00 WIB. Hingga kini, kendaraan roda empat yang melintas di ruas simpang Ajo, tepatnya dari pos 3 sampai pos 5 atau kawasan Sunset Pangandaran, terpantau tidak bergerak dalam waktu yang cukup lama.
Tak hanya itu, antrean kendaraan baik roda dua maupun roda empat terlihat memanjang di akses utama pintu masuk Pantai Barat Pangandaran.
Seorang pelancong asal Bandung, Agus (45), mengungkapkan dirinya sudah menghabiskan waktu cukup lama untuk menunggu giliran masuk ke kawasan wisata tersebut.
"Saya perjalanan dari Bandung 10 jam, macet pak. Belum di sini (Pangandaran) belum sampai pantai juga terjebak, sudah 2 jam," ujar Agus kepada Tribun Jabar sekitar pintu masuk pantai barat Pangandaran, Senin siang.
Kondisi serupa tidak hanya terjadi di Pantai Barat. Di kawasan Pantai Timur Pangandaran, kendaraan roda empat juga dilaporkan mengalami antrean panjang hingga berjam-jam tanpa pergerakan berarti.
Di tengah situasi tersebut, jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Pangandaran menurunkan personel untuk melakukan pengamanan sekaligus pengaturan arus di sejumlah jalur utama, khususnya di ruas arteri.
"Hari ketiga ini, kami fokus di jalur arteri dengan membagi anggota menjadi tim urai di sekitar Pancimas dan Bundaran Marlin," kata Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar.
Lonjakan jumlah wisatawan yang datang ke kawasan pantai di Kabupaten Pangandaran dalam tiga hari terakhir tercatat mengalami peningkatan tajam.
Data dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran mencatat, total kendaraan yang memasuki area wisata sejak 21 hingga 23 Maret 2026 mencapai angka 105.386 unit.
Secara rinci, pada 21 Maret 2026 tercatat sebanyak 6.447 kendaraan roda dua, 2.596 kendaraan roda empat, serta 355 kendaraan roda enam yang masuk ke kawasan wisata.
Peningkatan signifikan terjadi pada 22 Maret 2026, di mana jumlah kendaraan melonjak menjadi 44.952 unit roda dua, 17.973 unit roda empat, dan 2.607 unit roda enam.
Sementara itu, hingga pukul 11.00 WIB pada 23 Maret 2026, tercatat 20.903 kendaraan roda dua, 8.360 kendaraan roda empat, serta 1.193 kendaraan roda enam telah memasuki kawasan wisata tersebut.
Jika diakumulasi, kendaraan roda dua mendominasi jumlah kunjungan dengan total 72.302 unit. Angka tersebut diikuti kendaraan roda empat sebanyak 28.929 unit, serta kendaraan roda enam yang mencapai 4.158 unit.