– Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan memiliki firasat sangat buruk terkait dampak perang di Timur Tengah terhadap Ukraina.
Zelensky khawatir konflik tersebut akan mengganggu upaya mengakhiri perang dan melemahkan pertahanan negaranya.
Zelensky menilai fokus Amerika Serikat (AS) kini lebih tertuju ke Timur Tengah dibandingkan Ukraina.
Dilansir dari media asing, ketakutan Zelensky disampaikan dalam sebuah penyataan khusus, Minggu (23/3/2026).
Ia menyebut konflik Iran juga menyebabkan pertemuan diplomatik Ukraina terus tertunda akibat konflik Iran.
Zelensky menyinggung konflik antara Inggris dan Amerika Serikat (AS) Israel di tengah konflik Iran.
Ia menyebut bahwa sejarah antara kedua negara "lebih kuat daripada emosi dua atau tiga orang".
Zelensky juga mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menginginkan perang berkepanjangan di Timur Tengah.
Menurutnya, kondisi tersebut menguntungkan Rusia karena dapat melemahkan Ukraina dan mengalihkan sumber daya Barat.
Ia memperingatkan potensi berkurangnya pasokan sistem pertahanan seperti rudal Patriot untuk Ukraina.
Zelensky juga menyinggung pentingnya menjaga hubungan kuat antara Amerika Serikat dan Inggris di tengah ketegangan.
Ia menegaskan bahwa persatuan NATO sangat penting agar tetap solid dalam menghadapi berbagai ancaman global.
Program: Tribunnews Update
Host: Alinda Panca
Editor: dharma aji yudhaningrat
Uploader: bagus gema praditiya sukirman