SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Pengunjung kawasan Gunung Dempo di Kota Pagaralam membludak.
Informasi yang dihimpun Senin (23/3/2026) atau hari ke tiga lebaran 2026, pengunjung kesulitan memarkirkan kendaraan mereka.
Sebab, hampir seluruh lokasi parkir sudah terisi penuh.
Di beberapa titik sudah terlihat kemacetan dan penumpukan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
Romi (27), salah satu wisatawan asal Kabupaten Muara Enim, mengatakan, jika setiap tahun dirinya bersama teman-teman selalu berwisata di Gunung Dempo saat musim libur.
Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Dempo Ditutup Selama 3 Bulan
"Kami setiap tahun main kesini kak, tapi belum ada perubahan, selalu saja terjadi kemacetan di sepanjang jalan Gunung Dempo ini. Akibatnya kita tidak bisa menikmati indahnya dan sejuknya udara Gunung Dempo karena tidak ada lokasi parkir," ujarnya.
Dikatakan Sandi (28), wisatawan lainnya, mengungkapkan bahwa harus di kawasan Gunung Dempo ada kantong parkir, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan disepanjang jalur.
"Jadi jika kondisi seperti ini wisatawan tidak bisa parkir di sembarangan tempat karena bisa menjadi penyebab macet. Jadi kami terpaksa berwisata di dalam mobil sambil menikmati kemacetan," ungkapnya.
Sementara itu, Walikota Pagaralam Ludi Oliansyah ST mengatakan, jika Pemkot Pagaralam sudah merencakan akan membuat rest area di beberapa titik di Gunung Dempo.
Namun karena belum ada kesepakatan antara PTPN sebagai pemegang HGU lahan dengan Pemkot Pagaralam, membuat rencana tersebut belum terealisasi.
"Kami Pemkot Pagaralam masih berusaha agar rest area tersebut bisa di terwujud. Hal ini agar wisatawan bisa nyaman saat berwisata di Gunung Dempo," kata Ludi.