TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sulawesi Utara (Sulut), Anik Yulius Selvanus, mengajak seluruh perempuan untuk terus berkarya, bermimpi besar, serta tidak menyia-nyiakan keberadaan diri dalam kehidupan.
Ajakan tersebut disampaikannya pada Senin (23/3/2026), sebagai pesan motivasi bagi perempuan di Sulut agar semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi diri, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat.
Dalam pernyataannya, Anik menekankan pentingnya memiliki mimpi dan tujuan hidup yang jelas.
Ia mengingatkan bahwa setiap individu, khususnya perempuan, memiliki peran penting yang tidak boleh dianggap remeh.
“Bekerjalah dengan banyak mimpi. Jangan dirimu ada dengan sia-sia. Dengan adanya atau tanpa adanya tidak ada beda,” ujar Anik.
Menurutnya, perempuan masa kini harus mampu menunjukkan eksistensi diri melalui karya nyata.
Ia menilai, perempuan tidak hanya berperan sebagai pendamping dalam keluarga, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan di berbagai bidang, termasuk sosial, ekonomi, dan pendidikan.
Lebih lanjut, Anik menegaskan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berkarya.
Ia mengajak perempuan dari berbagai generasi, baik muda maupun yang sudah berpengalaman, untuk tetap aktif, kreatif, dan produktif.
"Mari berkarya wanita Nusantara. Tanpa batas waktu (usia) dan ruang,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya keberanian untuk memulai, meskipun dari langkah kecil.
Menurutnya, setiap karya yang dihasilkan memiliki nilai dan dampak tersendiri, selama dilakukan dengan sungguh-sungguh dan konsisten.
Selain itu, Anik mengingatkan bahwa perempuan memiliki kekuatan besar dalam membangun keluarga yang berkualitas.
Dari keluarga yang kuat, kata dia, akan lahir generasi unggul yang mampu membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa.
Karena itu, ia berharap perempuan di Sulawesi Utara dapat terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta memanfaatkan berbagai peluang yang ada di era modern saat ini.
"Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan, perempuan diyakini mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan, baik di tingkat lokal maupun nasional," jelasnya.
(TribunManado.co.id/Rhendi Umar)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK