TRIBUN-MEDAN.COM -
Arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momentum krusial bagi aparat keamanan.
Di Bandara Internasional Kualanamu, sebagai salah satu objek vital nasional, mendapat perhatian khusus dengan pengamanan ketat oleh Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut.
Sejumlah personel dari Den Gegana diterjunkan untuk melaksanakan sterilisasi dan pemantauan intensif.
Tim ini dipimpin oleh Wakasubden Jibom AKP David Eka Putra Manihuruk, dengan dukungan perlengkapan penjinakan bahan peledak (Jibom) dan alat deteksi modern.
Kegiatan dimulai dengan apel pengecekan dan pemberangkatan personel, dilanjutkan apel pagi di lokasi yang dipimpin IPDA Evin Capri Agassi Simanjuntak.
Dalam arahannya, pimpinan menekankan pentingnya kewaspadaan, ketelitian, serta profesionalisme, mengingat tingginya mobilitas penumpang di kawasan bandara.
Personel kemudian melakukan siaga penuh di berbagai titik strategis, termasuk pengawasan aktivitas penumpang dan barang bawaan.
Langkah ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi potensi ancaman serta menjamin seluruh aktivitas penerbangan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Hingga saat ini, situasi di Bandara Kualanamu terpantau aman dan kondusif.
Siaga Penuh di Kawasan Danau Toba
Selain bandara, kawasan Danau Toba juga menjadi fokus pengamanan.
Pelabuhan Penyeberangan Ajibata, Kabupaten Toba, yang menjadi pintu utama penyeberangan menuju wilayah Danau Toba, mengalami lonjakan aktivitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.
Satuan Brimob Polda Sumut meningkatkan pengamanan di pos terpadu Ajibata.
Satu regu personel Kompi 3 Batalyon B melaksanakan serah terima pasukan (serpas), apel pagi, dan pemantauan intensif di area pelabuhan.
Kegiatan ini dipimpin Danton 1 Kompi 3 Ipda Pendi Ria Marito Harahap bersama Kepala Pos Terpadu Ajibata IPTU Sudung Siringo Ringo.
Apel pagi digelar untuk memastikan kesiapan personel, baik dari sisi fisik, mental, maupun kelengkapan operasional.
Dengan perlengkapan standar dan kesiapsiagaan penuh, personel Brimob disiagakan untuk mengantisipasi dinamika di lapangan.
Memasuki tahap pemantauan, arus penumpang di Pelabuhan Ajibata terpantau meningkat.
Kehadiran personel Brimob difokuskan untuk menjaga keamanan, mencegah potensi gangguan ketertiban masyarakat, serta memastikan arus penumpang tetap tertib dan lancar.
Selain itu, petugas juga memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Makna Operasi Ketupat
Operasi Ketupat merupakan agenda tahunan Polri dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.
Tahun 2026, operasi ini kembali menegaskan komitmen aparat untuk menjaga stabilitas keamanan di titik-titik vital, baik jalur transportasi darat, laut, maupun udara.
Dengan siaga penuh di Bandara Kualanamu dan Pelabuhan Ajibata, aparat Brimob Polda Sumut berupaya memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Kehadiran mereka bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan publik yang memastikan perjalanan mudik berlangsung lancar, tertib, dan penuh kenyamanan.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: Sterilisasi Ketat Bandara Kualanamu, Gegana Brimob Sumut Siaga Penuh
Baca juga: Brimob Sumut Siaga di Ajibata, Kawal Lonjakan Penumpang Danau Toba