TRIBUNPADANG.COM, LIMAPULUH KOTA – Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 14.262.565 Rimbo Datar, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dipastikan tetap berjalan normal dan terkendali meski terjadi peningkatan antrean kendaraan dalam beberapa waktu terakhir.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan peningkatan antrean dipengaruhi oleh bertambahnya jumlah konsumen, khususnya untuk produk gasoline.
“Selain itu, lokasi SPBU ini menjadi salah satu titik pengisian awal bagi kendaraan yang memasuki wilayah Sumatera Barat,” ujar Fahrougi kepada wartawan, Senin (23/3/2026).
SPBU tersebut berada di Jalan Mangga KM 20, Tanjuang Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota. Posisi ini turut mendorong tingginya volume kendaraan yang melakukan pengisian BBM.
Baca juga: Polisi Tindak Tegas Pengendara Lawan Arus One Way Padang-Bukittinggi, Pelanggar Langsung Putar Balik
Meski demikian, Fahrougi memastikan seluruh layanan di SPBU tetap berjalan dengan baik. Pengaturan operasional terus dilakukan guna menjaga kelancaran proses pengisian.
“Kami memastikan layanan tetap optimal sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa ketersediaan stok BBM di SPBU tersebut dalam kondisi aman dan mencukupi.
“Kami pastikan stok BBM tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Baca juga: Cegah Macet di Kelok 9 Limapuluh Kota, Polisi Larang Pengendara Berhenti dan Parkir di Bahu Jalan
Selain itu, Pertamina terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah Sumatera Barat.
“Komunikasi dengan berbagai pihak terus kami lakukan untuk memastikan distribusi energi tetap lancar,” tambahnya.
Masyarakat yang membutuhkan informasi, menyampaikan pengaduan, maupun masukan terkait layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) juga menyatakan kesiapan menjalankan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026 guna memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi energi.
Baca juga: Bus Mogok di Panyalaian Picu Kemacetan Parah Jalur Padang Panjang-Bukittinggi H+2 Lebaran
Kesiapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Aula Bright Gas, Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Selasa (17/3/2026).
Satgas Ramadan dan Idulfitri telah berjalan sejak 9 Maret 2026 dan akan berlangsung hingga 1 April 2026.
Fokus utamanya adalah mengamankan pasokan serta distribusi BBM, LPG, dan Avtur di seluruh wilayah Sumatera Bagian Utara.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga keandalan pasokan energi di tengah potensi peningkatan konsumsi selama Ramadan dan Idulfitri.
Baca juga: Stok LPG Pertamina Ditambah 3,2 Juta Tabung di Sumbagut, Amankan Kebutuhan Lebaran Idulfitri 2026
“Melalui Satgas ini, Pertamina memastikan seluruh sarana dan fasilitas distribusi energi dalam kondisi optimal untuk melayani kebutuhan masyarakat,” ujar Sunardi.
Ia menegaskan, Pertamina berkomitmen menghadirkan momen Ramadan dan Idulfitri yang aman dan nyaman dengan menjaga ketersediaan energi serta kelancaran distribusi di seluruh wilayah.
Sunardi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga mitra kerja, atas sinergi yang telah terjalin.
“Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat,” tambahnya.
Baca juga: Polisi Pindah Titik Penyekatan One Way di Simpang Sicincin, Pengendara Bandel Wajib Putar Balik
Untuk mendukung layanan selama masa Satgas, Pertamina menyiagakan 296 SPBU siaga 24 jam dan 946 agen LPG siaga di seluruh wilayah operasional.
Selain itu, disiapkan pula berbagai layanan tambahan seperti 11 titik Serambi MyPertamina yang dilengkapi ambulans, 37 unit motorist BBM, serta 309 unit Pertamina Delivery Service (PDS) LPG.
Pertamina juga menyiapkan 14 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, serta 35 unit mobil tangki yang standby, khususnya di jalur strategis dengan potensi peningkatan mobilitas masyarakat.
Di sektor transportasi udara, Pertamina telah melakukan build up stock Avtur di sejumlah Aviation Fuel Terminal (AFT).
Ketersediaan Avtur diproyeksikan mampu mengantisipasi peningkatan kebutuhan lebih dari 10 persen dibandingkan kondisi normal.
Baca juga: Mau Liburan ke Pulau Angso Duo? Simak Prakiraan Cuaca Pariaman Hari Ini H+2 Lebaran
Fahrougi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan intensif selama masa Satgas.
“Pertamina akan terus siaga melalui monitoring berkala untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
“Dukungan media turut membantu menjaga kondusivitas dan kepercayaan publik,” tutupnya.(*)

