SURYA.CO.ID, SURABAYA - Persebaya Surabaya diyakini tetap memiliki peluang tampil di kompetisi Asia.
Pengamat Persebaya, Kukuh Ismoyo menilai peluang Persebaya ke level Asia masih terbuka meski saat ini ada di peringkat tujuh klasemen sementara dengan poin 39, selisih 6 poin dari Malut United di peringkat 4.
Kukuh memiliki perhitungan tersendiri agar Persebaya bisa melenggang ke kompetisi Asia.
Syaratnya, harus bisa tampil konsisten sembilan laga sisa.
Baca juga: Hati Francisco Rivera Sudah Ijo, Ungkap Mimpi Juara Bersama Persebaya Surabaya
Persebaya harus bisa menyapu bersih empat laga kandang, yaitu saat menjamu Persita, Madura United, PSBS Biak, dan Persik Kediri jika ingin membuka pintu ke jalur kompetisi Asia.
"Laga-laga ini wajib disapu bersih untuk mendapat total poin 12 dan juga untuk mendongkrak posisi di klasemen," kata Kukuh Ismoyo pada surya.co.id
Sementara lima laga tandang, ia menilai ujian terberatnya ketika menyambangi kandang Persija Jakarta (11 April) dan Arema FC (28 April).
Jika mampu mencuri poin, alias setidaknya tidak kalah saja (untuk semua pertandingan tandang), maka peluang Persebaya naik ke empat besar sangat besar.
"Karena dengan draw saja di laga tandang, Persebaya akan mendapat 5 poin nantinya," jelas Kukuh.
Tambahan 17 poin, menjadikan Persebaya mendapatkan setidaknya total 56 poin di akhir kompetisi.
Koleksi 56 poin dinilai Kukuh, membawa Persebaya mendekati setidaknya 5 besar jika berkaca pada posisi klasemen liga 1 tahun lalu.
Dan kalau hitungan ini benar terjadi, maka Persebaya akan menyamai poin mereka tahun lalu yang sama-sama meraih 56 poin, dan gagal meraih tiket ke Asia.
Baca juga: Ernando Ari Dicoret Timnas Indonesia, Persebaya Justru Dapat Keuntungan
"Lalu, peluang ke Asia: apakah Mungkin? Ya, secara matematis sangat mampu, walaupun peluangnya kecil sekali," terangnya.
Jarak poin ke peringkat 4 (zona kualifikasi Asia tergantung regulasi musim ini) sebenarnya tidak terlalu jauh.
Peluangnya sekitar 25 hingga 50 persen untuk menembus 4 besar.
Itupun dengan catatan besar, jika mereka konsisten menyapu bersih laga kandang, dan Memaksimalkan laga tandang agar tidak kalah.
Namun ia berpendapat, peluang Persebaya meraih tiket Asia, masih sangat bergantung pada performa tim di atasnya.
Seperti Persija, Persita, Malut United, hingga Bhayangkara FC yang sedang tampil konsisten.
Agak sulit, tapi tetap tidak tertutup.
Baca juga: Persebaya Surabaya Siapkan Latihan Individu Untuk Pemain
Meski tidak mustahil, laju Persebaya di sisa kompetisi nanti bisa diprediksi secara lebih pasti.
Kukuh menyebut, secara keseluruhan, era awal Tavares ini adalah era "Realistis."
"Jika Bonek bisa menerima permainan yang lebih defensif namun berujung tiga poin, maka mengakhiri musim di peringkat 4 besar bukanlah mimpi di siang bolong," tegas Kukuh Ismoyo.
Bonek diminta Kukuh harus paham kalau Tavares memulai tim ini dari 'sisaan' pemain era pelatih sebelumnya.
Maka tentu tidak fair jika langsung melimpahkan kesalahan pada Tavares andaikata Persebaya gagal ke pentas Asia.
"Barulah, tahun depan kalau Tavares masih dipercaya, dan manajemen Persebaya memberikannya keleluasaan untuk membangun timnya, Bonek boleh menagih janji Tavares untuk menjadikan tim ini menjadi juara," pungkasnya.
Ujian pertama Persebaya mengarungi sembilan laga sisa, menjamu Persita Tangerang 4 April mendatang di Stadion GBT.
Menyambut laga ini, Persebaya memulai latihan pasca libur lebaran pada Senin (23/3/2026). (amn).