H+2 Lebaran, Arus Balik di Pelabuhan Sadai Bangka Selatan Terpantau Lengang
Ardhina Trisila Sakti March 23, 2026 06:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Arus balik Lebaran di Pelabuhan Penyebrangan Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga H+2 terpantau lengang.

Data produksi penumpang dan kendaraan menunjukkan belum adanya lonjakan signifikan. Dengan pergerakan masyarakat yang cenderung rendah dibandingkan periode sebelum Lebaran.

Supervisor Pelabuhan Penyeberangan Sadai ASDP Cabang Bangka, Dedy Triwijaya mengatakan berdasarkan data angkutan Lebaran 2026, jumlah penumpang pada H+2 atau 23 Maret 2026 tercatat sebanyak 18 orang. Angka tersebut dinilai masih belum mencerminkan puncak arus balik.

“Pergerakan arus balik sampai H+2 masih relatif rendah dan belum menunjukkan lonjakan signifikan,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Senin (23/3/2026).

Dedy Triwijaya menjelaskan, jika dibandingkan dengan periode sebelum Lebaran, jumlah penumpang justru sempat mencapai titik tertinggi pada H-5 atau 16 Maret dengan total 45 orang. Setelah itu, angka penumpang terus mengalami penurunan secara bertahap hingga menjelang hari raya.

Pada H-4 tercatat 27 penumpang, kemudian turun menjadi 18 orang pada H-3 dan kembali menurun menjadi 8 orang pada H-2. Sementara pada hari Lebaran dan H+1 tidak terdapat data pergerakan, sebelum kembali muncul pada H+2 dengan jumlah yang masih terbatas.

Selain penumpang, pergerakan kendaraan roda dua pada arus balik juga belum menunjukkan peningkatan berarti. Tercatat sebanyak 10 unit sepeda motor pada H+2, angka yang relatif sama dengan beberapa hari sebelumnya.

Kendaraan roda empat juga tercatat dalam jumlah minim, yakni hanya 4 unit pada H+2. Secara umum, jumlah kendaraan roda empat selama periode ini berada di kisaran rendah tanpa adanya lonjakan yang signifikan.

Untuk kendaraan bus, selama periode pengamatan tidak tercatat adanya pergerakan sama sekali. Hal ini menunjukkan bahwa angkutan massal jenis bus belum dimanfaatkan secara optimal pada lintasan tersebut.

Di sisi lain, kendaraan logistik berupa truk masih tetap beroperasi meski dalam jumlah terbatas. Pada H+2 tercatat sebanyak tiga unit truk yang menyeberang. Sebelumnya, jumlah truk sempat mencapai angka tertinggi pada H-4 dengan 12 unit sebelum kembali menurun.

Menurut Dedy Triwijaya, kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas distribusi barang tetap berjalan, sementara mobilitas masyarakat pasca Lebaran masih belum meningkat.

“Untuk sementara ini pergerakan masih didominasi kendaraan logistik, sedangkan penumpang belum terlalu ramai,” ujar Dedy Triwijaya.

Ia menambahkan, belum terjadinya lonjakan arus balik kemungkinan dipengaruhi oleh pola perjalanan masyarakat yang memilih kembali secara bertahap, serta faktor operasional yang turut mempengaruhi jadwal penyeberangan.

Dengan kondisi tersebut, arus balik di Pelabuhan Sadai diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap memantau jadwal keberangkatan dan merencanakan perjalanan dengan baik,” pungkasnya.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.