Jalan Muaradua–Ranau Amblas, BPBD OKU Selatan Lakukan Penanganan Darurat
tarso romli March 23, 2026 07:46 PM

 

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Akses lalu lintas di ruas Jalan Raya Muaradua–Ranau, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, mengalami gangguan serius setelah badan jalan amblas di titik setelah Jembatan Ruos, Senin (23/3/2026).

Kondisi ini menyebabkan penyempitan ekstrem, sehingga sisa badan jalan yang dapat dilalui sangat terbatas dan berisiko tinggi bagi pengguna jalan.

Insiden tersebut bahkan sempat mengakibatkan satu unit kendaraan terperosok hingga terbalik.

Peristiwa ini menjadi peringatan nyata bagi para pengendara yang melintas di jalur tersebut agar meningkatkan kewaspadaan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat melakukan koordinasi dengan UPT Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBMTR) Provinsi Sumatra Selatan guna mempercepat penanganan darurat di lapangan.

"Kami segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan cepat, agar kerusakan tidak semakin parah dan tidak sampai menyebabkan akses jalan terputus total," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD OKU Selatan, Indra Gunawan, Senin (23/3/2026).

Baca juga: Cegah Kecelakaan, Personel Satlantas Polres OKU Timbun Tumpahan Minyak dengan Pasir

Menurut Indra, langkah tanggap darurat ini menjadi prioritas mengingat ruas Muaradua–Ranau merupakan jalur vital untuk mobilitas harian masyarakat maupun distribusi logistik. 

Saat ini, kondisi di lapangan mulai berangsur tertangani. Kendaraan yang sebelumnya mengalami kecelakaan telah berhasil dievakuasi.

"Untuk sementara, kami melakukan penanganan awal dengan menimbun bagian jalan yang amblas menggunakan material tanah dan pecahan aspal. Alhamdulillah, pagi tadi sudah bisa dilalui kendaraan roda empat meskipun harus sangat berhati-hati," jelasnya.

Meski akses telah terbuka, potensi bahaya susulan masih mengintai karena kondisi tanah yang belum sepenuhnya stabil.

Pemerintah mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi rambu serta arahan petugas, serta membatasi penggunaan kendaraan bertonase berat di jalur tersebut.

"Kami meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami," tegas Indra.

Pemkab OKU Selatan bersama instansi terkait memastikan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan hingga perbaikan permanen dapat dilaksanakan.

Baca juga: Fakta Video Viral Kebakaran Tumpukan Ban di Palembang, Diduga Dipicu OTD Bakar Sampah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.